Korban Keracunan Massal Bukber di Magetan Meninggal

Sukinem mendapatkan perawat medis sejak Rabu lalu (28/4/2021) usai keracunan bukber. Kemudian, dinyatakan sehat dan boleh pulang pada Jumat (30/4/2021).

Abdul Aziz Mahrizal Ramadan
Senin, 03 Mei 2021 | 10:27 WIB
Korban Keracunan Massal Bukber di Magetan Meninggal
Ilustrasi korban keracunan massal bukber di Magetan. (shutterstock)

SuaraJatim.id - Sukinem (70) satu dari puluhan korban keracunan massal buka puasa bersama (bukber) di Masjid An-Annur Dukuh Tawing, Desa Plumpung, Kabupaten Magetan dilaporkan meninggal, Minggu (2/5/2021).

Kabar itu dibenarkan Kepala Desa Plumpung, Jaelani Wahyudiarto.

“Iya benar mas (meninggal dunia.red). Mbah Sukinem, salah satu korban keracunan massal,” katanya dikutip dari Beritajatim.com jaringan Suara.com, Senin (3/5/2021).

Ia melanjutkan, Sukinem mendapatkan perawat medis sejak Rabu lalu (28/4/2021) usai keracunan bukber. Kemudian, dinyatakan sehat dan boleh pulang pada Jumat (30/4/2021).

Baca Juga:70 Santriwati Keracunan Massal Usai Santap Lontong Sayur Sumbangan Donatur

“Rabu korban dirawat, jumat pagi pulang setelah sehat, tadi pagi (Minggu) meninggal dunia,” sambungnya.

Namun, masih kata dia, berdasar keterangan Puskesmas Plaosan, Sukinem meninggal bukan akibat keracunan, melainkan disebabkan hipertensi.

“Keterangan Puskesmas Plaosan karena hipertensi mas, korban juga sudah sepuh dan sering pingsan,” tandasnya.

Terpisah, Kapolsek Plaosan AKP M Munir membenarkan kejadian tersebut dan sampai saat ini pihaknya masih terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap kasus keracunan massal tersebut.

“Iya (meninggal dunia) tadi. Tetapi, karena hipertensi. Saat ini penyelidikan terus berlanjut,” ujarnya singkat.

Baca Juga:Tragis! 47 Orang Jadi Korban Keracunan Massal Usai Buka Bersama di Magetan

Seperti diberitakan, 47 orang menjadi korban keracunan massal usai buka puasa bersama di Masjid An-Annur Dukuh Tawing, Desa Plumpung, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Selasa (27/4/2021).

Awalnya korban dilaporkan sebanyak 27 orang. Namun belakangan bertambah menjadi 47 orang. Kini para korban sudah dirawat di Puskesmas Plaosan, Puskesmas Poncol dan Klinik Muhammadiyah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu SpongeBob, Patrick, Squidward, Mr. Krabs, atau Plankton?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini