facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Jadi Tersangka, Ini Motiv Pembacok Mbah Tukiran Tukang Becak Trenggalek Versi Polisi

Muhammad Taufiq Selasa, 06 Juli 2021 | 10:13 WIB

Jadi Tersangka, Ini Motiv Pembacok Mbah Tukiran Tukang Becak Trenggalek Versi Polisi
Salah satu unggahan warganet mengenang Mbah Tukiran si tukang becak yang tewas dibacok rekannya [Foto: Facebook]

Polisi trenggalek menetapkan TG warga Ponorogo pelaku pembunuhan tukang becak Mbah Tukiran (TKR) di Trenggalek Jawa Timur sebagai tersangka.

SuaraJatim.id - Polisi trenggalek menetapkan TG warga Ponorogo pelaku pembunuhan tukang becak Mbah Tukiran (TKR) di Trenggalek Jawa Timur sebagai tersangka.

TG tega membacok TKR warga Trengggalek menggunakan sajam arit mengakibatkan TKR meninggal dunia di tempat. Atas kejadian itu, TG diancam pasal 338 KUHP untuk kasus pembunuhannya.

Pelaku juga dikenakan UU Darurat 1951 karena setiap hari membawa senjata tajam di becaknya di kawasan itu. Demikian disampaikan KBO Satreskrim Polres Trenggalek Ipda Krisna Dwijawa.

"Petugas telah melakukan gelar perkara penyidikan atas kasus tersebut, bahkan juga telah memeriksa saksi," katanya, dikutip dari suaraindonesia.co.id, jejaring media suara.com, Senin (5/7/2021).

Baca Juga: Gara-gara Batuk, Bapak di Jember Ini Tewas Lehernya Digorok Tetangga

Lanjut Ipda Krisna, selain tersangka pihaknya juga telah melakukan pemeriksaan terhadap dua orang saksi untuk dimintai keterangan.

Hasil dari pemeriksaan, pelaku TG atau Teguh alias Gendon (58) kelahiran Palembang, tempat tinggal Desa Tempuran, Kecamatan Sawo, Kabupaten Ponorogo telah di tetapkan menjadi tersangka kasus pembunuhan terhadap TKR warga Trenggalek.

"Tersangka dikenakan pasal pasal 338 KUHP tentang kasus pembunuhan dan UU Darurat 1951 karena dia membawa senjata tajam ke mana-mana itu,” tuturnya.

Disampaikan Ipda Krisna, bedasarkan hasil penyidikan peristiwa pembunuhan itu berawal pada 1 Juli 2021 sekitar pukul 09.00 Wib tersangka serta saksi datang atau mangkal duluan di lokasi kejadian.

Kemudian, korban datang dan menabrak-nabrakan becaknya ke becak milik tersangka dan saksi, dengan maksut untuk menyuruh pergi dan tidak boleh mangkal di situ.

Baca Juga: Duka Warganet! Tragedi Uang Sedekah Mbah Tukiran, Tukang Becak Dibacok Rekannya

Korban pada saat itu, juga mengancam-ngancam tersangka dan saksi menggunakan gunting yang di pegangnya. Selanjutnya saksi pergi meninggalkan korban dan pelaku.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait