"Kami memberikan kesempatan kepada para pengunjung untuk melihat Rani dengan mematuhi aturan kesehatan selama epidemi, setiap hari sejak siang hingga sore pukul 16.00 (waktu setempat)," ujarnya menegaskan.
Ia mengaku, tak sedikit pengunjung menawar untuk membeli sapi terkecil di dunia tersebut. Salah satunya untuk dijadikan sapi kurban saat Hari Raya Idul Adha dengan harga hingga 1.500.000 taka (Rp 256,4 juta). Meski akhirnya tetap ditolak dan tidak dijual.