Ribut Warna Pesawat Kepresidenan RI, Lebih Bagus Merah atau Biru Secara Sains?

Baru-baru ini gaduh berita pengecatan ulang pesawat kepresidenan dari biru menjadi merah. Rencanan ini pun tak syak menjadi bahan kritikan.

Muhammad Taufiq
Rabu, 04 Agustus 2021 | 17:52 WIB
Ribut Warna Pesawat Kepresidenan RI, Lebih Bagus Merah atau Biru Secara Sains?
warna pesawat kepresidenan. (Twitter/Alvin Lie)

Membalas Andi Arief, Ferry menyilakan saja dokumen sains soal pemilihan warna biru itu dibuka saja supaya publik bisa mengerti alasan ilmiahnya.

Ferry mengatakan dari sisi teknologi, keberadaan pesawat itu dilacak dengan radar. Radar itu memancarkan gelombang radio. Gelombang radio itu akan mengenai badan pesat yang memantulkannya kembali ke radar.

"Dengan menghitung panjang gelombang dan lamanya waktu gelombang radio kembali ke radar, bisa diketahui keberadaan pesawat itu. Apakah jaraknya tinggi terbangnya, kecepatannya, bahkan ukuran pesawat itu. Begitu teknologinya, tak ada kaitan dengan warna," ujar Ferry.

Makanya dibanding menyoalkan warna cat pesawat kepresidenan yang kurang esensi, Ferry malah mendorong agar perdebatannya soal pesawat kepresidenan ini lebih baik soal tepat enggak sih pada momentum krisis.

Baca Juga:Cat Ulang Pesawat RI 1, Arteria Skakmat Demokrat: Bendera Kita Merah Putih, Bukan Biru

Dia mengatakan mengkritik kebijkan pemerintahan Jokowi mengecat ulang Pesawat RI 1, esensinya bukan soal warna yang dipilih.

"Era Pak SBY pilih biru, tak salah. Pun era pak Jokowi pilih merah, tak salah. Tak ada peraturan apa pun yang dilanggar. Bahkan sisi iptek pun tak ada masalah," katanya.

Menurutnya yang tidak tepat itu bukan soal warnanya. Warna pesawat di masa SBY juga bukan lebih baik warnanya.

"Tapi, kondisi dan situasinya yang tidak tepat. Prioritas kebijakannya yang tak sesuai dengan kondisi rakyat saat ini. Itu yang dikritik, bukan banding-bandingkan dengan era Pak SBY," kata Ferry memberi jawaban menohok.

Baca Juga:Gagal Fokus Ngecat Pesawat di Tengah Krisis Pandemi, Intelektual Pemerintah Dipertanyakan

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini