Bantah Kena Covid, Yahya Waloni: Saya Enggak Peduli RS Mau Bunuh Saya

Dikabarkan terpapar Covid-19 dan sedang menjalani perawatan di rumah sakit, Yahya Waloni mengunggah sebuah video melalui Channel Youtubenya.

Muhammad Taufiq
Kamis, 12 Agustus 2021 | 16:14 WIB
Bantah Kena Covid, Yahya Waloni: Saya Enggak Peduli RS Mau Bunuh Saya
Yahya Waloni terbaring sakit memakai selang oksigen [Tangkapan layar Twitter]

SuaraJatim.id - Dikabarkan terpapar Covid-19 dan sedang menjalani perawatan di rumah sakit, Yahya Waloni mengunggah sebuah video melalui Channel Youtubenya.

Lewat video itu Yahya membantah terpapar Covid-19. Dia memastikan kabar kalau dirinya positif Covid-19 bohong semuanya. Sebab, dia hanya kelelahan dan butuh beristirahat sejenak di rumah sakit.

Ia mengaku kini sedang mendapat perawatan di rumah sakit di Purwakarta, Jawa Barat. Dia butuh istirahat sejenak lantaran terlalu lelah berdakwah keliling kota.

"Hari ini (kemarin), Rabu 11 Agustus 2021, dari bilik kamar yang kecil ini, dari ruang pengobatan rumah sakit Abdul Rozak Purwakarta ini, hamba ditempatkan Allah SWT untuk istirahat, bukan sakit," ujar Yahya Waloni, dikutip Kamis 12 Agustus 2021.

Baca Juga:Sempat Viral Terbaring Sakit, Ustaz Yahya Waloni Muncul Ucap Takbir dan Siap Tabliq Akbar

Yahya Waloni mengaku heran saat pertama mendengar kabar yang menyebut dirinya terpapar virus corona. Bagaimana bisa mereka menuduh demikian, sementara faktanya dia dan istri tercintanya dalam kondisi baik-baik saja?

"Ada yang mengatakan, oh Yahya itu kena covad-covid dan lain sebagainya, enggak! Rumah sakit ini, mulai masuk pintu pertama, orang-orang akan diperiksa swab dan antigen, semuanya harus dites," tuturnya.

"Rumah sakit ini sangat kritis dan mengikuti apa yang dianjurkan pemerintah. Saturasi tubuh saya 97, enggak pernah turun. Padahal saya sempat sesak napas," lanjutnya.

Dia menjelaskan, dalam perjalanan hidup dan mati, manusia hanya melalui tiga timeline berbeda, yakni kelahiran, kematian, dan penghakiman.

Selain itu, dia meyakini, segala hal yang terjadi pada kehidupan manusia telah digariskan Tuhan—termasuk urusan nikmat maupun sakit.

Baca Juga:Mengejutkan! Pelaku Racuni Ustaz Yahya Waloni Berujung Masuk Islam

"Apapun yang kita dapati saat ini, musibah sekalipun, kita kembalikan kepada Allah SWT. Innalillahi wa innailihi rajiun. Segala yang datang dari Allah akan kembali ke Allah," katanya.

Lebih jauh, penceramah yang berstatus sebagai mualaf itu memastikan, hidup dan matinya berada di tangan Tuhan. Sehingga, sekali pun dibunuh atau diracun rumah sakit, dirinya mengaku tak gentar.

"Hidup dan mati saya bergantung pada Allah, yang mematikan kita itu Allah. Tidak ada di dunia ini yang mengalami kematian kalau bukan atas izin Allah SWT."

"Saya kalau masuk rumah sakit begini enggak peduli (andai) rumah sakit mau bunuh saya, obat mau bunuh saya, suntikan itu beracun atau tidak, pokoknya yang saya tahu Allah SWT lebih kuat dari segala-galanya. Makanya kalau beriman jangan cuma mulut besar," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini