alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Belum Semua Mal di Kota Surabaya Tertib Pasang Barcode Pedulilindung

Muhammad Taufiq Kamis, 12 Agustus 2021 | 19:16 WIB

Belum Semua Mal di Kota Surabaya Tertib Pasang Barcode Pedulilindung
Suasana pintu masuk PGS yang tampak lenggang tanpa adanya pemeriksaan vaksin. [SuaraJatim/ Dimas Angga P]

Hampir semua pusat perbelanjaan di Kota Surabaya sudah mulai dibuka. Salah satunya di pusat perbelanjaan PGS yang berada di Jalan Tembaan.

SuaraJatim.id - Hampir semua pusat perbelanjaan di Kota Surabaya sudah mulai dibuka. Salah satunya di pusat perbelanjaan PGS yang berada di Jalan Tembaan.

Sayangnya, tempat tersebut belum dilengkapi barcode pedulilindung sebagai syarat masuk untuk pengunjung. Saat SuaraJatim.id memasuki PGS, oleh sekuriti setempat hanya ditanyakan apakah sudah vaksin atau belum, tanpa mengecek kartu vaksinasi.

Manager Operasional PGS, Agung Santoso saat dikonfirmasi mengatakan, jika PGS mulai buka kemarin, setelah tutup selama PPKM Darurat lanjut PPKM Level 4.

Berbeda dengan yang ada di lapangan, Agung mengatakan jika pengunjung yang akan masuk ke PGS harus sudah tervaksin baru bisa masuk ke PGS.

Baca Juga: Kisah Kakek Hidup Sendiri Usai Istri Meninggal: Umur Saya Ini Dekat dengan Kematian

"Kita menyesuaikan, karena itu memang ketentuan dari pusat. Cuman memang kita perlu sosialisasi. Pemahaman itu, tidak semua masyarakat mengetahui. Kita butuh waktu untuk menyampaikan itu," ungkap Agung.

Ia menambahkan, sesuai ketentuan, pihaknya juga mengunakan scan id dengan aplikasi pedulilindungi. Salah satu syaratnya didalamnya ada vaksinasi. Pihaknya juga telah menyampaikan kepada pengunjung baik dari Surabaya maupun dari luar kota.

Namun, saat SuaraJatim.id masuk ke PGS, hanya ditanya apakah sudah vaksin atau belum, tanpa menunjukan kartu vaksin maupun aplikasi pedulilindungi.

"PGS ini pengunjungnya banyak orang luar kota. Mungkin di Kota Surabaya, progam vaksinasinya sudah bagus. Di luar kota Surabaya kan belum, ya apa boleh buat," tuturnya.

"Pengunjung yang masuk, kita sampaikan ada ketentuan ini ya, mereka dengan rasa kecewa ya balik. Karena ini sudah ketentuan. Kita juga sampaikan kalau ini melanggar ada sanksi," ungkap Agung.

Baca Juga: Sebelum Kecelakaan, Kiai Miftachul Ternyata Sempat 5 Hari di Jakarta Jalani Karantina

Menurut pengakuan dari Agung, para pedagang dan pegawai di PGS Surabaya mayoritas sudah dilakukan vaksinasi. "Kalau di tempat kami, mayoritas pedagang dan pegawai sudah tervaksin. Sudah lebih dari 70 persen," katanya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait