alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Sisa Insentif Nakes di Surabaya Segera Dibayar

Abdul Aziz Mahrizal Ramadan Sabtu, 14 Agustus 2021 | 16:49 WIB

Sisa Insentif Nakes di Surabaya Segera Dibayar
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi terkait insentif nakes. [Foto: Antara]

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menjelaskan, insentif nakes sebelumnya hanya terbayar 75 persen.

SuaraJatim.id - Pemerintah Kota Surabaya segera mencairkan sisa insentif tenaga kesehatan (nakes) sebesar 25 persen yang belum dibayar. Insentif nakes itu terhitung Januari hingga Juni 2021.

Diketahui refocusing anggaran penanganan COVID-19 pada 2021 di Surabaya yang semula dianggarkan Rp 577.884.936.360, hingga awal Agustus 2021 terserap Rp 284.989.016.784 atau sebesar 49,32 persen.  Anggaran insentif nakes 2021 pada Rencana Umum Pengadaan (RUP) sekitar Rp 90 miliar, sedangkan yang sudah keluar Rp89 miliar.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menjelaskan, insentif nakes sebelumnya hanya terbayar 75 persen.

Menurutnya, pada tahun 2020 insentif nakes dibayarkan penuh sesuai besaran tertinggi. Sedangkan mulai bulan Januari 2021, pembayaran dilakukan sebesar 75 persen dari insentif maksimal. 

Baca Juga: Mengenal Bung Tomo, Pahlawan Kemerdekaan Indonesia yang Dipenjarakan di Era Soeharto

"Kemarin teman-teman mengajukan 75 persen. Ini disesuaikan dengan kemampuan masing-masing daerah waktu itu," kata Wali Kota Eri di Surabaya, mengutip dari Antara Sabtu (14/8/2021). 

Hal ini merujuk Keputusan Menteri Kesehatan No 01.07/MENKES/4239/2021, yang mengatur besaran insentif nakes dapat disesuaikan dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) masing-masing daerah.

Kekinian, lanjut Eri, ada penambahan Pendapatan Asli Daerah (PAD), sehingga pihaknya menginginkan agar pemanfaatannya diutamakan untuk nakes pelayanan COVID19. Maka, sisa pembayaran insentif nakes 25 persen bisa segera dibayarkan.

"Alhamdulillah, ada tambahan insentif, kami berikan untuk nakes kita, sehingga 100 persen. Kami sudah sampaikan ke DPRD dan Alhamdulillah setuju," ujarnya.

Pemkot Surabaya didampingi Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya maupun Kejaksaan Tanjung Perak dapat melakukan akselerasi pencairan insentif untuk nakes.

Baca Juga: Belum Semua Mal di Kota Surabaya Tertib Pasang Barcode Pedulilindung

"Kenapa (pembayaran insentif) bisa berjalan cepat? Karena bantuan beliau juga dukungan dari DPRD. Ini demi Kota Surabaya. Kebersamaan inilah yang akan membawa kemaslahatan di Kota Surabaya,"  ujar Wali Kota Eri Cahyadi

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait