facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Unggahan 'Instastory' Sopir Vanessa Angel Akan Jadi Bahan Penyelidikan Polisi

Muhammad Taufiq Jum'at, 05 November 2021 | 18:54 WIB

Unggahan 'Instastory' Sopir Vanessa Angel Akan Jadi Bahan Penyelidikan Polisi
Instagran story sopir Vanessa (twitter.com/Thesuya_)

Ribut-ribut soal unggahan Tubagus Joddy, sopir Vanessa Angel dalam kecelakaan tragis di Tol Jombang-Mojokerto, polisi angkat bicara.

SuaraJatim.id - Ribut-ribut soal unggahan Tubagus Joddy, sopir Vanessa Angel dalam kecelakaan tragis di Tol Jombang-Mojokerto, polisi angkat bicara.

Direktur Lalu Lintas Kepolisian Daerah Jawa Timur Komisaris Besar Polisi Latif Usman menyatakan, unggahan instastory sopir dengan nama lengkap Tubagus Muhammad Joddy Prames Setya (Joddy), itu akan dijadikan sebagai bahan penyelidikan kasus.

Joddy menjadi sorotan publik setelah aksinya mengemudi mobil yang ditumpangi Vanessa Angel dan keluarganya sambil bermain ponsel viral di media sosial.

"Keterangan-keterangan itu akan kami kumpulkan jadi satu sebagai bahan pertanyaan penyelidikan," ujarnya, seperti dikutip dari Antara, Jumat (05/11/2021).

Baca Juga: Sosok Vanessa Angel Suka Sedekah, Ini Manfaat Sedekah dalam Islam, Insya Allah Mulia

Sebelum kecelakaan, sopir mendiang Vanessa Angel itu mengunggah instastory yang memperlihatkan video dirinya mengemudikan mobil sang artis bersama keluarganya di KM 555 mengarah ke Surabaya.

Dalam instastory itu, Joddy memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi di atas 100 kilometer per jam. Tak lama kemudian di KM 672 terjadilah kecelakaan.

Insiden itu menyebabkan Vanessa Angel beserta suaminya Febri “Bibi” Ardiansyah meninggal dunia di lokasi kejadian.

Kombes Latif mengatakan proses pemeriksaan Joddy nantinya akan mengedepankan asas praduga tak bersalah.

Semua alat bukti akan dikumpulkan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan tunggal tersebut.

Baca Juga: 5 Karakter FTV yang Diperankan Vanessa Angel, Selalu Dikenang

"Yang penting proses penyelidikan harus sesuai prosedur. Tidak bisa berandai-andai dan tiba-tiba menersangkakan seseorang," ucap perwira menengah Polri tersebut.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait