3. Tafsir Ibnu Katsir
Dalam menafsirkan ayat ini, Ibnu Katsir mengutip sebuah hadits, yakni:
Ibnu ‘Abbas mengatakan: “Yakni sperma laki-laki dan ovum perempuan jika telah bersatu dan bercampur, lalu beralih dari satu fase ke fase berikutnya, dari satu keadaan ke keadaan berikutnya, dan dari satu warna ke warna berikutnya.”
4. Tafsir Kementerian Agama RI
Baca Juga:Manusia Diculik Jin bukan Takhayul, Ustaz Faizar: Ada Dalam Hadis
Menurut Kemenag RI, ayat ini menerangkan unsur-unsur penciptaan manusia, yakni manusia diciptakan dari sperme=a laki-laki dan ovum perempuan, lalu keduanya bercanmpur. Lebih lanjut tafsir ini mengatakan, makna dari kata percampuran dalam ayat ini adalah bercampurnya seperma laki=laki yang berwarna keputih-putihan dengan sel telur peremuan yang berwarna kekuningan. Campuran itu kemudian menhgasilkan segumpal darah (‘alaqah”, kemudian menjadi segumpal daging (mugdah), lalu tulang belulang, hingga seterusnya. Setelah 9 bulan lahirlah seorang bayi dari rahum ibunya dengan sempurna.
Demikian tadi ragam tafsir tentang penciptaan manusia, berdasarkan bunyi Surah Al Insan Ayat 2. Semoga ulasan tadi semakin menambah wawasan kita dan menjadikan kita manusia yang lebih baik.
Kontributor : Rio Rizalino