alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Polresta Sidoarjo Sebut Hoaks Kabar Tiga Tahanan Kabur

Abdul Aziz Mahrizal Ramadan Rabu, 01 Desember 2021 | 20:56 WIB

Polresta Sidoarjo Sebut Hoaks Kabar Tiga Tahanan Kabur
Ilustrasi tahanan, penjara, napi -- tahanan kabur Sidoarjo. [Envato]

Pernyataan hoaks ketiga tahanan kabur disampaikan Kasat Reskrim Polresta Sidoarjo AKP Oscar Stefanus Setja.

SuaraJatim.id - Sejumlah tiga tahanan di Polsek Belongbendo, Sidoarjo dikabarkan kabur dengan menjebol tembok. Namun, kabar itu dibantah Polresta Sidoarjo dan menyebut hoaks alias kabar bohong. 

Pernyataan hoaks ketiga tahanan kabur disampaikan Kasat Reskrim Polresta Sidoarjo AKP Oscar Stefanus Setja.

“Tidak benar itu,” jawab AKP Oscar via sambungan Whatsapp pribadinya, seperti dikutip dari Beritajatim.com jejaring media Suara.com, Rabu (1/12/2021).

"Hoaks itu," lanjut Oscar.

Baca Juga: Diburu Polisi, Bandar Narkoba Sidoarjo Kabur Nyemplung Sungai

Sementara, salah seorang saksi yang meminta namanya dirahasiakan mengaku, kabar ketiga tahanan kabur dengan melubangi tembok penjara Mapolsek Balongbendo pada Minggu (28/11/2021) malam benar adanya.

Tak hanya itu, saksi pun mengetahui jika penangkapan tahanan kabur dilakukan di kawasan Banyuwangi, beberapa jam setelah petugas melakukan pengejaran.

“Yang kabur, sudah ditangkap lagi, di kawasan Banyuwangi. Rencana kabur tahanan itu memang direncanakan lama, bahkan mereka sempat mengajak tahanan lain untuk kabur dari tahanan Polsek Balongbendo, tetapi mereka (tahanan lain red,) tidak mau,” ujarnya.

Sumber ini juga membenarkan jika tahanan yang kabur berinisial DDA (29) warga Dusun Sumotuwo, Desa Sumokembangsri, Kecamatan Balongbendo, tahanan perkara narkotika. Kemudian, AW (33) warga Desa Penambangan, Kecamatan Balongbendo, tahanan perkara pencurian kawat.

Terakhir, LNN (20) warga Desa Manufui, Kabupaten Timor Tengah Utara, NTT, tahanan kasus pengeroyokan.

Baca Juga: Tahanan Polsek Belongbendo Sidoarjo Kabur

“Tembok tahanan itu tebal, kok bisa mereka lubangi. Apa mungkin mereka punya Ilmu. Yang aneh lagi kan ada petugas yang jaga saat itu. Tapi mungkin mereka tidak dengar saat mereka lubangi tembok tersebut,” sambungnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait