Makna Surah An Nahl, Kisah Tentang Lebah dan Madu

Nama An Nahl, yang bila diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia yang berarti lebah.

Nur Afitria Cika Handayani
Kamis, 30 Desember 2021 | 11:57 WIB
Makna Surah An Nahl, Kisah Tentang Lebah dan Madu
Ilustrasi lebah. (Pixabay/Capri23auto)

SuaraJatim.id - Surah An Nahl. Dalam Al-Qur’an ada sebuah surah yang memiliki nama An Nahl, yang bila diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia yang berarti lebah.

Surah ini tergolong surah Makkiyah dan merupakan surat ke -16 di dalam Al-Qur’an. Surah ini terdiri atas 128 ayat.

Terdapat firman Allah SWT ayat 68 yang artinya: "Dan Tuhanmu mewahyukan kepada lebah."

Lebah adalah makhluk Allah yang banyak member manfaat dan kenikmatan kepada manusia.

Baca Juga:Benarkah Madu Dapat Menyembuhkan Segala Penyakit? Simak Penjelasannya

Ada persamaan antara madu yang dihasilkan oleh lebah dengan Al-Quranul Karim. Madu berasal dari bermacam-macam sari bunga dan dia menjadi obat bagi bermacam-macam penyakit manusia (lihat ayat 69).

Lalu apa makna dari surah An Nahl? Berikut penjelasannya

1. Arti Nama Surah Nahl

Surah ini dinamakan sebagai lebah karena di dalamnya terdapat ayat sebagai berikut:

"Dan Tuhanmu mewahyukan kepada lebah: ‘Buatlah sarang-sarang di bukti-bukit, di poon-pohon kayu, dan di tempat-tempat yang dibuat manusia. Kemduian, makanlah dari tiap-tiap (macam) buah-buahan dan tempuhlah jalan Tuhanmu yang telah dimudahkan (bagimu). Dari perut lebah itu keluar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, didalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya, pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang memikirkan." (QS an-Nahl [16] : 68-69).

Baca Juga:5 Manfaat Madu untuk Kesehatan Tubuh

2. Makna Surah An Nahl

Allah menciptakan lebah dengan kespesialannya, lebah secara khusus diperintahkan untuk membuat sarang-sarang di pohon-pohon atau di tempat yang dibuat oleh manusia. Lebah memakan sari-sari madu yang dapat dijadikan sebagai obat bagi manusia.

Dari makanan lebah yang baik itu, kemudian menghasilkan sesuatu yang baik pula (madu).

Ini pelajaran yang bisa di ambil, bahwa sesuatu yang asalnya baik, akan menghasilkan hal yang baik pula, kita manusia juga seyogyanya harus terbiasa untuk memakan makanan yang baik pula.

Karena makanan itulah sumber energi manusia, makanan itu pula yang sari-sarinya akan mengalir ke dalam darah, keseluruh tubuh dari kepala hingga kaki, makanan itu juga yang kemudian menjadi daging, tulang dan membuat manusia tumbuh dan berkembang.

Maka jika makanan kita baik, akan menghasilkan sesuatu yang baik pula.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini