facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Pemkab Sampang Madura Janji Bakal Bangun Rumah Eks Pengungsi Syiah di Kampungnya

Muhammad Taufiq Minggu, 09 Januari 2022 | 11:39 WIB

Pemkab Sampang Madura Janji Bakal Bangun Rumah Eks Pengungsi Syiah di Kampungnya
Pengungsi Syiah Sampang. (BBC Indonesia)

Sebentar lagi para eks pengungsi Syiah Sampang bakal pulang ke kampung halamannya di Madura Jawa Timur ( Jatim ).

SuaraJatim.id - Sebentar lagi para eks pengungsi Syiah Sampang bakal pulang ke kampung halamannya di Madura Jawa Timur ( Jatim ).

Pemerintah kabupaten setempat berjanji bakal membantu pembangunan rumah mereka di Desa Karang Gayam dan Desa Karang Penang, Sampang.

Janji ini disampaikan Bupati Sampang Slamet Junaidi, Sabtu (08/01/2022). Menurut dia, pembangunan rumah itu dilakukan mengingat konflik antara Syiah dan Sunni telah berakhir damai.

Apalagi setelah semua pengikut Syiah berbaiat untuk kembali memeluk ajaran sunni pada November 2020 lalu.

Baca Juga: Pencuri Motor Ambruk Didor Polisi

"Para ulama di Sampang ini sudah bersedia menerima mantan pengikut Syiah tersebut untuk kembali ke kampung halaman mereka, maka kami, selaku pemerintah harus memfasilitasi," katanya Slamet, seperti dikutip dari ANTARA, Minggu (09/01/2022).

Usulan bantuan pembangunan rumah bagi korban konflik sosial itu juga masukan dari Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia (Lakpesdam (NU) Sampang melalui program bantuan pembangunan rumah tidak layak huni (RTLH).

"Kami memang menyarankan agar pemkab membantu pembangunan rumah bagi mantan pengikut Syiah yang hendak kembali ke kampung halamannya itu," kata Ketua Lakpesdam NU Sampang Faisol Ramdhani.

Selain membantu pembangunan rumah, pemerintah juga membantu program sertifikasi tanah para korban konflik itu.

Sebanyak 239 warga Sampang yang menjadi korban konflik bernuansa SARA menerima sertifikat tanah yang diserahkan langsung oleh Gubernur Jawa Timur bersamaan dengan peringatan Hari Hak Asasi Manusia pada 14 Desember 2020.

Baca Juga: Cemburu Buta, Pemuda Sampang Bacok Mantan Istri

Sementara itu, mantan pengikut ajaran Islam Syiah yang rencananya akan kembali ke Sampang dalam waktu dekat ini sebanyak 26 orang, bahkan sebanyak 4 kepala keluarga sudah ada yang bangun rumah di Desa Blu’uran, Omben dan di Desa Karanggayam, Kecamatan Karang Penang sebanyak 2 kepala keluarga.

Konflik bernuansa SARA antara Syiah dan Sunni di Sampang, Madura, Jawa Timur itu terjadi pada tahun 2012 hingga akhirnya para korban ini diungsikan di Rusunawa, Jemondo, Sidoarjo, Jawa Timur.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait