facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Sebanyak 11 Rumah Warga Sampang Porak Poranda Diterjang Puting Beliung

Muhammad Taufiq Kamis, 30 Desember 2021 | 21:32 WIB

Sebanyak 11 Rumah Warga Sampang Porak Poranda Diterjang Puting Beliung
Puting beliung terjang rumah warga Sampang Madura Jawa Timur [Foto: ANTARA]

Sebanyak 11 rumah warga Sampang Madura Jawa Timur ( Jatim ) prak pranda diterjang puting beliung, Kamis (30/12/2021).

SuaraJatim.id - Sebanyak 11 rumah warga Sampang Madura Jawa Timur ( Jatim ) prak pranda diterjang puting beliung, Kamis (30/12/2021).

Puting beliung ini menerjang wilayah pesisir pantai Desa Sokobanah Daya Kecamatan Sokobanah. Bukan hanya rumah, bahkan musala juga ikutan rusak.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemkab Sampang Asroni mengatakan, terjangan puting beliung ini terjadi pagi tadi sekitar pukul 08.00 WIB.

"Kejadiannya, tadi pagi sekitar pukul 08.00 WIB di Dusun Lebak Desa Sokobanah Daya Kecamatan Sokobanah," katanya seperti dikutip dari ANTARA.

Baca Juga: Pemulangan Eks Pengungsi Syiah Tidak Gagal, Tapi Diundur Sampai Awal 2022

Ia menyebutkan kerusakan rata-rata pada bagian atap bangunan. Menurut dia, tidak ada korban jiwa dalam musibah itu.

BPBD Sampang telah menerjunkan tim ke lokasi bencana yang terjadi di Desa Sokobanah Daya, Kecamatan Sokobanah, Sampang itu.

Selain melakukan pendataan, tim juga membantu melakukan perbaikan rumah warga yang rusak bersama TNI dan Polri.

Menurut Asroni, bencana angin puting beliung yang terjadi di Desa Sokobanah Daya, Kecamatan Sokobanah, Sampang kali ini merupakan kali ketiga.

Sebelumnya juga terjadi di Kecamatan Camplong dan menyebabkan tiga ruang santri di salah satu pondok pesantren rusak akibat tertimpa pohon tumbang.

Baca Juga: Atap Rumah Warga Cirebon Berterbangan Diterjang Angin Puting Beliung

"Berdasarkan prakiraan cuaca Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) cuaca buruk masih berpotensi terjadi hingga satu minggu ke depan," katanya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait