Sebagai informasi, seorang anak tukang sapu jalanan di Surabaya, Ghufron mendapat nilai nol dalam tes psikotes dan kesehatan saat mengikuti CPNS Kejaksaan RI. Nilai nol ini menimbulkan tanda tanya, karena Ghufron termasuk Sarjana dengan IPK cukup tinggi.
Pemberitaan ini mencuat saat ketua DPD RI, La Nyalla meminta penjelasan kepada Kejagung RI. Apakah nilai nol tersebut merupakan kesalahan dalam input data atau memang nilai yang didapat anak tukang sapu tersebut adalah nol.