SuaraJatim.id - Seorang ibu-ibu histeris dan memaksa masuk ke dalam rumah yang terlanda kebakaran di Ngagel Jaya Selatan V Nomor 6 Kota Surabaya, Senin (14/3/2022). Aksi nekat itu dapat dicegah petugas PMK dan Penyelamatan Kota Surabaya.
Informasi yang terhimpun, terdapat 2 dari 5 orang penghuni masih berada di dalam rumah saat kebakaran terjadi. Beruntung keduanya terselamatkan.
"Pemilik rumah panik itu wajar, tapi karena tidak memakai APD, tetap kami merayu pemilik rumah agar tenang dan tidak melanjutkan niatnya untuk masuk rumah," ujar Kepala Dinas PMK dan Penyelamatan Kota Surabaya, Dedi Irianto, Senin (14/3/2022).
Ia melanjutkan, informasi atau laporan peristiwa kebakaran yang masuk ke Command Center Surabaya ternyata terlambat.
Baca Juga:Gelaran Surabaya Pahlawan Jazz di Stasiun Kereta Api
"Akses bagus, kampungnya juga tertata, namun info kebakaran sedikit agak terlambat dikarenakan masyarakat mencoba memadamkan sendiri. Sebisa mungkin masyarakat memadamkan sendiri, tapi sudah besar akhirnya (baru) telepon 112," terang Dedi.
Ia juga mengatakan, jika pelayanan yang diberikan Dinas PMK dan Penyelamatan Kota Surabaya tidak dipungut biaya sedikitpun.
"Masyarakat jangan takut, layanan kami gratis," ujarnya.
Sementara itu, salah satu pemilik rumah bernama Mardiono menuturkan, kronologi kebakaran bermula dari kotak panel listrik yang ada di depan rumahnya.
"Saya sama pembantu (asisten rumah tangga) pada waktu kebakaran. Tadi panel listrik tiba-tiba kebakar, kami keluar," ucap Mardiono.
Baca Juga:Sukses Jadi Model Internasional, Rizal Rama Rupanya Pernah Jadi Korban Bullying
Kontributor : Dimas Angga Perkasa