facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Kronologi Jembatan di Lamongan Ambles, Sempat Ada Retakan

Abdul Aziz Mahrizal Ramadan Selasa, 29 Maret 2022 | 20:55 WIB

Kronologi Jembatan di Lamongan Ambles, Sempat Ada Retakan
Jembatan ambles di Lamongan. [Beritajatim.com]

Saksi Supri (56) menuturkan, jembatan di Jalur Poros Nasional Lamongan-Surabaya tersebut ambles pasca kendaraan truk bermuatan berat melintas.

SuaraJatim.id - Jembatan Ngaglik 1 di Jalan Agung Suprapto, Kelurahan Sukorejo Kabupaten Lamongan,  ambles sekitar 1 meter, pada Selasa (29/3/2022) sekitar pukul 14.10 WIB.

Saksi Supri (56) menuturkan, jembatan di Jalur Poros Nasional Lamongan-Surabaya tersebut ambles pasca kendaraan truk bermuatan berat melintas.

“Iya, kejadiannya pada pukul 14.10 WIB tadi, saat ambles itu ada kendaraan truk gandeng, 1 pick up, dan 2 pengendara sepeda motor yang lewat,” ujar saksi Supri mengutip dari Beritajatim.com.

Saksi lainnya, Fahrur Rozi menuturkan, ada retakan pada jembatan sebelum ambles.

Baca Juga: Jembatan Balun Lamongan Ambles, Warganet Malah Menyamakan dengan Nasib Persela

“Pukul 11.30 WIB sudah tampak keretakannya, akhirnya saat truk gandeng melintas kira-kira pukul 14.10 jembatan langsung ambles,” ucap Fahrur Rozi, penjaga perlintasan kereta  api tidak jauh dari jembatan.

Tidak ada korban jiwa akibat peristiwa itu. Namun, arus lalu lintas di jalan poros setempat mengalami kemacetan panjang. Sehingga Sat Lantas Polres Lamongan segera melakukan penanganan dan mengurai kemacetan tersebut.

“Rekan-rekan dari Sat Lantas Polres Lamongan langsung ke lokasi mengurai arus lalin yang macet akibat jembatan ambles. Kami juga melakukan koordinasi dengan instansi terkait lainnya,” terang Kapolres Lamongan, AKBP Miko Indrayana.

Lebih lanjut, AKBP Miko juga mengimbau kepada para pengguna jalan untuk lebih waspada dan hati-hati serta memilih jalan alternatif lainnya yang sudah diarahkan oleh para petugas kepolisian.

“Kami dari Polres Lamongan juga bekerjasama dengan Polres sekitar, yakni Polres Gresik, Tuban, dan Bojonegoro untuk melakukan antisipasi dan penanganan arus lalu lintas di jalan poros nasional ini lebih lanjut,” pungkasnya.

Baca Juga: Hasil Liga 1: PSIS Semarang Pecundangi Persela Lamongan 2-1 di Laga Pamungkas Musim Ini

Sekadar informasi, jembatan ini dibangun terakhir pada tahun 1993 oleh Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional, Kementerian PUPR RI. Jembatan ini berjenis GPI dengan panjang bentangan 25 meter.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait