facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Fakta Baru Begal Payudara Kare Madiun, Lecehkan Enam Korban Rata-rata Masih di Bawah Umur

Muhammad Taufiq Sabtu, 30 April 2022 | 09:12 WIB

Fakta Baru Begal Payudara Kare Madiun, Lecehkan Enam Korban Rata-rata Masih di Bawah Umur
Pelaku begal payudara di Kecamatan Kare Madiun [Foto: Beritajatim]

Begal payudara asal Madiun seorang pemuda berinisial WD (25) ternyata sudah beraksi sebanyak enam kali di wilayah Kecamatan Kare Kabupaten Madiun.

SuaraJatim.id - Begal payudara asal Madiun seorang pemuda berinisial WD (25) ternyata sudah beraksi sebanyak enam kali di wilayah Kecamatan Kare Kabupaten Madiun.

Fakta baru ini diunkap Kapolres Madiun Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Anton Prasetyo. Ia mengungkapkan dari keterangan pelaku, ada enam gadis di bawah umur yang jadi korban WD.

Bahkan satu korbannya telah dilecehkan sebanyak tiga kali. Untuk korban pertama seorang gadis berinisial SA. Dia dilecehkan pada 19 Agustus 2021 pukul 12.30 Wib di Jalan Raya Dungus masuk Desa Kuwiran, Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun.

Korban ini diikuti oleh pelaku yang memepet sepeda motornya kemudian meremas payudara korban. Setelah meremas payudara korban pelaku langsung meninggalkan korban dengan mengendarai sepeda motornya dengan kecepatan tinggi.

Baca Juga: Jadwal Sholat dan Jadwal Buka Puasa Wilayah Madiun, Jumat 29 April 2022

Korban kedua adalah WR. Korban kedua ini dilecehkan hingga tiga kali. Peristiwa pertama pada 15 September 2021 sekira pukul 14.00 WIb di Jalan Desa Kuwiran masuk Desa Kuwiran, Kecamatan Kare, korban yang mengendarai sepeda motor dipepet oleh pelaku lalu meremas payudara korban.

Pencabulan kedua pada 9 November 2021 sekira pukul 15.00 Wib di Jalan Selaji Kecamatan Kare ketika korban mengendarai sepeda motor diikuti oleh pelaku kemudian dipepet dan dipegang payudaranya oleh pelaku. Yang ketiga ketika korban hendak ke Puskesmas Kare berpapasan dengan pelaku di depan SMP Kare korban dipepet dan dipegang payudaranya oleh pelaku.

Ketiga adalah PEA yang dilecehkan sekitar 8 Oktober 2021 sekira pukul 13.00 Wib ketika korban inisial PEA mengendarai sepeda motor di jalan umum Desa Kresek, Kecamatan Wungu.

Pelaku mengendarai sepeda motor memepet korban kemudian pelaku langsung meremas dengan keras payudara korban lalu meninggalkan korban dengan cara menambah kecepatan sepeda motor yang dikendarai.

Keempat adalah korban berinisial SCSS yang dilecehkan pada 10 Maret 2022 sekira pukul 13.30 WIb pada saat korban anak inisial SCSS perjalanan pulang dari sekolah hendak pulang ke rumah dengan mengendarai sepeda motor sesampai di areal Monumen kresek mendahului sepeda motor Yamaha Jupiter MX warna hitam yang dikendarai pelaku.

Baca Juga: Jadwal Sholat dan Jadwal Imsakiyah Wilayah Madiun, Jumat 29 April 2022

Sampai di jalan yang masuk area hutan korban melihat melalui kaca spion ternyata sedang diikuti oleh pelaku, karena merasa takut korban menambah kecepatan namun pelaku juga menambah kecepatan, selanjutnya pelaku memanggil korban mengatakan bahwa hendak bertanya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait