"Tahun 2019 kemarin saat belum pandemi, target PAD Dlundung sekitar Rp 300 juta dan tahun 2022 naik menjadi Rp 750 juta," jelas mantan Camat Dawarblandong ini.
Norman meyakini, dengan e-ticketing, target kenaikan PAD juga akan terpenuhi. Selain itu ia juga akan terus menggenjot promosi wisata serta melengkapi beberapa fasilitas guna menarik wisatawan untuk datang ke tempat wisata air terjun Dlundung ini.
"Selain itu kita juga mengusulkan perubahan nilai retribusi agar lebih rasional. Karena kita menilai, harga retribusi tiket masuk ke lokasi wisata milik Pemkab masih terlalu rendah dibandingkan dengan milik swasta," tukas Norman.
Kontributor : Zen Arivin
Baca Juga:Insiden Anak Tabrak Ibunya hingga Tewas di Mojokerto, Polisi Tempuh Restorative Justice