facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Miris! Seorang Pengamen di Kediri Ini Mati Kelaparan, Sempat Mengeluh Sakit Perut Belum Makan

Muhammad Taufiq Sabtu, 07 Mei 2022 | 17:23 WIB

Miris! Seorang Pengamen di Kediri Ini Mati Kelaparan, Sempat Mengeluh Sakit Perut Belum Makan
Jenazah pengamen kelaparan di Kediri [Foto: Beritajatim]

Tragis nian nasib seorang pengamen pria misterius di Kediri ini. Pria tanpa identitas itu ditemukan tewas tertelungkup di teras rumah kosong, Sabtu (07/05/2022).

SuaraJatim.id - Tragis nian nasib seorang pengamen pria misterius di Kediri ini. Pria tanpa identitas itu ditemukan tewas tertelungkup di teras rumah kosong, Sabtu (07/05/2022).

Diduga Ia mati kelaparan sebab sebelumnya mengeluh sakit perut dan belum makan. Jasadnya ditemukan di teras rumah Jalan Adi Sucipto Kelurahan Ngadirejo Kecamatan Kota Kediri.

Menurut sejumlah saksi, korban biasa mangamen di perempatan Toko Buku Togamas Kota Kediri. Sehari sebelum ditemukan tewas, pada Jumat malam korban sempat mengeluh sakit perut dan saat ditanya ternyata belum makan.

Dijelaskan Kapolsek Kediri Kota AKP Mustakim, jasad korban pertama kali ditemukan dua warga setempat, Kuswanto dan Andhi Wahono. Dari keterangan saksi, korban diduga meninggal akibat kelaparan.

Baca Juga: Libur Lebaran Pengusaha Tahu Takwa Kediri Panen Pendapatan, Jadi Buruan Para Pemudik

"Kata saksi Andhi Wahono, pada hari Jumat (6/5/2022) pukul 19.00 WIB mengetahui korban mengeluhkan sakit perut karena belum makan dan tidur-tiduran di halaman rumah kosong di Jalan Adi Sucipto 208 Kelurahan Ngadirejo," ujar Mustakim dikutip dari beritajatim.com jejaring media suara.com.

Saksi Wahono melihat korban tidur di teras. Karena posisi korban terus telungkup dan tidak berubah, ia merasa curiga lalu mendekatinya untuk membangunkan korban. Ternyata korban sudah tidak bernyawa, lalu saksi memberitahu warga sekitar.

Dari hasil pemeriksaan petugas Polsek Kediri Kota bersama tim Inafis Polres Kediri Kota, tidak ditemukan tanda-tanda bekas penganiayaan pada tubuh korban. Sehingga, polisi mengambil kesimpulan sementara, korban mati karena suatu penyakit.

Saat ini, jasad korban telah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk penyelidikan lebih lanjut.

Baca Juga: Polisi Sebut Gadis di Kasus Penculikan di Tabanan Takut Suami Hingga Rekayasa Cerita Dibantu Mertua

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait