facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Video Komplotan Polisi Gadungan Digebuki Warga di Mojokerto Viral, Netizen: Salut, Warga yang Kompak

Muhammad Taufiq Minggu, 08 Mei 2022 | 18:25 WIB

Video Komplotan Polisi Gadungan Digebuki Warga di Mojokerto Viral, Netizen: Salut, Warga yang Kompak
Viral video polisi gadungan digebuki warga di Mojokerto [Foto: Tangkapan layar Instagram]

Video pengakuan komplotan penipu di Mojokerto beredar luas dan menjadi viral di media sosial (medsos).

SuaraJatim.id - Video pengakuan komplotan penipu di Mojokerto beredar luas dan menjadi viral di media sosial (medsos). Dalam video tersebut, salah satu pelaku mengaku sudah berkali-kali melancarkan aksi pemerasan.

Video tersebut diunggah pemilik akun Facebook @Mahardika Nanda Wahyu Aji pada Minggu (8/4) siang. Dalam video tersebut, salah satu pelaku yang mengenakan baju warna hijau terlihat babak belur usai dihadiahi bogem mentah warga.

Pelaku juga nampak terus memegangi kepalanya lantaran sejumlah warga yang terus mengujamkan pukulan ke wajahnya sembari menginterogasi pelaku. Warga menanyakan sudah berapa kali pelaku melakukan aksi pemerasan di Desa Balongwono, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto.

"Tiga pak, (siapa saja) lupa saya pak. Sabarudin, iya Bahtiar, terus tiga ini pak (Bambang)," kata salah seorang pelaku menjawab pertanyaan warga yang menginterogasinya dikutip Suara.com, Minggu (8/5/2022).

Baca Juga: Hendak Memeras, Polisi Gadungan Komplotan Penipuan di Mojokerto Babak Belur Digebuki Warga

Sedangkan dalam video kedua berdurasi 24 detik itu, warga juga merekam satu orang pelaku lainnya yang kondisi juga tak jauh berbeda. Pelaku yang mengenakan baju warna merah itu terlihat berlumuran darah pada bagian wajahnya.

Sesekali pria tersebut nampak mengelap darah yang terus mengucur dari bagian hidung serta mulut menggunakan masker warna hitam. Pelaku juga menyebut nama Viki yang dikatakannya sebagai otak dari pemerasan ini.

"(Viki) itu informasinya, iya informan dan otaknya (perampasan)," ucap pelaku dengan terus memegangi pelipis kanannya yang sobek dan mengeluarkan darah.

Sementara pada video ketiga menunjukan tiga orang tengah merekam mobil Daihatsu Ayla dengan nomor polisi (Nopol) W 1563 YU. Dalam video tersebut, mobil warna abu-abu itu terlihat sudah dalam kondisi rusak parah.

Bagian kaca depan sudah pecah, selain itu bemper mobil juga sudah copot. Sementara hampir seluruh bodi mobil penyok lantaran menjadi sasaran amuk warga yang marah dengan ulah komplotan pemerasan dengan modus mengaku anggota polisi ini.

Baca Juga: Mobil Pikap Tabrak Pohon di Mojokerto, Penumpang Terjepit

"Ajorr wes intel/polisi gadungan wong 5 kcekel mek 3, ati" lurr wes oleh korban 2 nak balongwono kate 3 ternyata apes e kecekel warga..," tulis akun @Mahardika Nanda Wahyu Aji.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait