Hasil Survei ARCI Soal Elektabilitas Parpol di Jatim, PKB dan PDI Perjuangan Bersaing Ketat

Pemilu kurang lebih masih dua tahun lagi, namun sejumlah survei sudah dilakukan untuk mengukur elektabilitas partai politik.

Muhammad Taufiq
Kamis, 12 Mei 2022 | 19:34 WIB
Hasil Survei ARCI Soal Elektabilitas Parpol di Jatim, PKB dan PDI Perjuangan Bersaing Ketat
Hasil survei ARCI [Foto: Beritajatim]

SuaraJatim.id - Pemilu kurang lebih masih dua tahun lagi, namun sejumlah survei sudah dilakukan untuk mengukur elektabilitas partai politik.

Terbaru survei dari Accurate Research And Consulting Indonesia (ARCI). Lebaga survei ini merilis hasil jajak pendapat terkait elektabilitas partai politik (parpol) di Jatim.

Hasilnya, PKB masih teratas di Jawa Timur. Kemudian disusul PDI Perjuangan, dan Partai Gerindra di urutan ketiga. Meskipun begitu, Direktur ARCI Baihaki Sirajt mengatakan kalau PKB dan PDI Perjuangan bersaing ketat.

"PKB masih teratas, bersaing ketat dengan PDI Perjuangan di peringkat kedua. Dan, Gerindra di peringkat ketiga ini sewaktu-waktu berpeluang mendekati," katanya, dikutip dari beritajatim.com jejaring media suara.com, Kamis (12/5/2022).

Baca Juga:Musim Haji Tahun Ini Jatim Dapat Kuota 16.862 Orang yang Berangkat ke Tanah Suci

Baihaki kemudian memaparkan posisi partai yang terdekat dari tiga besar. Ada Partai Golkar dan Partai Demokrat. Menurut Baihaki, Partai Demokrat berpeluang naik, karena banyak dilirik kaum milenial.

"Pemilih milenial cenderung ke Demokrat. Tapi, pemilih milenial juga cenderung apatis. Ini bahaya kalau tidak dirawat dengan baik. Tapi, Demokrat juga harus menggarap pemilih tradisional," ujarnya.

Lebih lanjut, Baihaki mengungkapkan, faktor Demokrat dipimpin Emil Dardak saat ini memberi angin segar, khususnya dalam meraup suara milenial.

"Ada juga faktor Emil Dardak yang memimpin Demokrat Jatim saat ini. Tapi semua tetap bergantung apakah partai mau menggarap basis dengan serius atau tidak," katanya menambahkan.

Baihaki menambahkan, faktor Emil Dardak sebagai Wagub Jatim juga memperkuat posisi Demokrat di Jatim.

Baca Juga:Antisipasi Wabah PMK di Surabaya, Dokter Hewan Diterjunkan Periksa Ternak

"Selama ini, Demokrat memang memiliki kursi eksekutif, dan saat ini ada Emil. Ini keuntungan sendiri untuk Demokrat. Soal ramai-ramai di Musda kemarin itu tidak ada pengaruhnya," ujarnya menandaskan.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini