facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Tertidur Lelap saat Rumahnya Kebakaran, Nenek Supinah Nyaris Terpanggang Hidup-hidup

Abdul Aziz Mahrizal Ramadan Senin, 20 Juni 2022 | 15:58 WIB

Tertidur Lelap saat Rumahnya Kebakaran, Nenek Supinah Nyaris Terpanggang Hidup-hidup
Ilustrasi kebakaran rumah di Kediri. [Shutterstock]

Kapolsek Ngadiluwih, AKP Iwan Setyo Budi mengatakan, saat kejadian, penghuni rumah sedang tidur lelap, Minggu malam (19/6/2022). Beruntung, ada tetangga dengan sigap menolong.

SuaraJatim.id - Kebakaran melanda rumah milik Supinah, 70 tahun, warga Desa Wonorejo, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri. Nyawa lansia tersebut nyaris tak terselamatkan.

Kapolsek Ngadiluwih, AKP Iwan Setyo Budi mengatakan, saat kejadian, penghuni rumah sedang tidur lelap, Minggu malam (19/6/2022). Beruntung, ada tetangga dengan sigap menolongnya.

“Alhamdulillah pemilik rumah selamat dari musibah kebakaran. Ada tetangganya yang masuk untuk membangunkan korban, kemudian membawanya keluar rumah,” kata Iwan mengutip dari Beritajatim.com, Senin (20/6/2022).

Kronologi kejadian, lanjut dia, berawal dari Yafis (16) tetangga, melihat ada kobaran api dari bagian belakang rumah korban.

Baca Juga: Kebakaran Setelah Salat Jumat di Banjar Baru, Dinding Bertuliskan Allah dan Muhammad Lolos dari Api

Sontak Yafis berteriak meminta bantuan hingga terdengar tetangga lainnya. Mereka kemudian bergegas mendatangi rumah Supinah.

Sejumlah nekat masuk ke rumah yang terlanda kebakarandan mendapati Supinah tertidur pulas. Mereka segera membangunkan nenek tersebut dan mengevakuasinya.

Tak berselang lama setelah korban dievakuasi, mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi. Butuh tiga unit mobil damkar untuk memadamkan api yang sudah membakar bagian dapur rumah tersebut.

Iwan mengungkapkan api diduga berasal dari bara dari tungku yang sebelumnya dipakai untuk memasak. Bagian kayu masih membara menyulut keluarnya api yang merembet ke kayu lainnya dan bagian dapur rumah.

“Sebelumnya korban menyalakan api di tungku. Diduga api berasal dari bara api kayu bekas. Sedangkan ada tumpukan kayu bekas yang tidak jauh dari bara tungku. Lalu api merembet ke kayu tersebut dan membesar,” ungkapnya.

Baca Juga: Waspada Kebakaran Hutan, 8 Titik Panas Ditemukan Lagi di Benua Etam

Untuk mengetahui penyebab pasti, polisi masih melakukan serangkaian penyelidikan. Namun begitu, petugas menghitung kerugian yang dialami korban akibat kejadian itu mencapai Rp50 juta.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait