1.500 Dosis Vaksin PMK Didistribusikan ke Lamongan, Vaksinasi Difokuskan ke Sejumlah Kecamatan

Sebanyak 1.500 dosis vaksin telah didistribusikan ke Lamongan untuk mengatasi wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

Muhammad Taufiq
Selasa, 28 Juni 2022 | 16:06 WIB
1.500 Dosis Vaksin PMK Didistribusikan ke Lamongan, Vaksinasi Difokuskan ke Sejumlah Kecamatan
Ilustrasi ternak sapi (Antara/Aloysius Jarot Nugroho).

SuaraJatim.id - Sebanyak 1.500 dosis vaksin telah didistribusikan ke Lamongan untuk mengatasi wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

Namun pemberian vaksin difokuskan ke sejumlah kecamatan dengan angka suspek dan kematian tinggi. Salah satunya ke wilayah Kecamatan Bluluk.

Vaksin tersebut diberikan sebagai upaya untuk memblokir daerah merah wabah PMK agar tidak menyebar ke daerah hijau di Kota Soto. Untuk itu, Pemkab Lamongan harus mengerahkan 70 personel Tim Vaksinasi PMK (Vaksinator).

Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Bupati Lamongan Abdul Rouf di halaman Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Lamongan, Selasa (28/6/2022).

"Hari kita memberangkatkan petugas vaksinasi PMK. Vaksin yang akan diberikan hari ini sebanyak 1500 dosis. Prioritas vaksinasi pada sapi betina dan anak sapi yang sehat," katanya, dikutip dari timesindonesia.co.id jejaring media suara.com, Selasa (28/06/2022).

Rouf menjelaskan, vaksinasi PMK perdana diberikan ke hewan ternak di wilayah dengan populasi sapi terbanyak. Menurutnya, supaya bisa memutus mata rantai penyebaran wabah PMK.

Baca Juga:Unik! Antisipasi PMK, Peternak Sapi di Klaten Beri Ramuan Jamu dan Dimandikan Pagi Sore

"Untuk vaksinasi perdana dilakukan di wilayah Kecamatan Bluluk, Ngimbang, Kedungpring dan Sugio karena populasinya banyak. Yang sehat kita dahulukan. Supaya tidak terular dan makin parah," ujarnya.

Sementara itu, Medik Veteriner Madya Disnakeswan Lamongan drh. Rahendra Prasetya mengungkapkan daerah merah di Lamongan sebanyak 141 dari 474 desa/kelurahan.

Untuk memblokir wabah PMK di deaeah merah agar tidak menyebar ke daerah hijua, drh Hendra mengatakan, pihaknya melakukan vaksinasi PMK perdana ini khusus sapi betina dan anak sapi.

"Karena yang divaksin itu hewan. Maka filosofinya api yang berumur panjang dan sehat. Artinya betina dan pedet (anak sapi) yang dalam keadaan sehat. Paling tidak satu kandang itu tidak sakit," tutur drh Hendra.

Vaskin PMK itu dikemas dalam botol yang berisi cairan sebanyak 200 ml. Satu botol vaksin tersebut, kata Hendra, untuk mencukupi 100 ekor sapi.

Baca Juga:Ratusan Hewan Ternak di Lebak Terjangkit PMK, 2 di Antaranya Mati

"Jadi sekali buka botol tersebut untuk mencukupi 100 ekor sapi tidak boleh kurang atau lebih. Oleh karena itu, pihaknya telah mempersiapkan lebih dini terkait pendataan by name by address peternak," katanya.

Hendra menambahkan, vaksinasi PMK tahapannya seperti vaksinasi Covid-19. "Ya, vaksinasi nanti sampai 3 kali. Sekarang, 1 bulan dan 6 bulan setelahnya. Iya kayak vaksin Covid-19 ada boosternya di tahap ketiga," ucapnya.

Untuk diketahui bahwa, populasi sapi di Kabupaten Lamongan sebanyak 117 ribu. Sedangkan populasi sapi yang terkena wabah PMK mencapai 3.031.

Hendra menyebutkan, kalau 60 persen dari populasi itu sapi betina maka 40 persen itu jantan. Jadi, menurutnya, 25 persen dari sapi jantan itu bisa mencukupi kebutuhan hewan kurban di Lamongan.

"Kalau 40 persen dari 117 ribu itu 46 ribu. Maka 25 persennya mencapai 11 ribu lebih. Artinya, hewan ternak untuk kurban di Hari Raya Idul Adha sudah cukup di Lamongan. Karena tahun kemarin itu hanya 4.800 ekor sapi," katanya.

Penyakit yang menyasar sapi dan kambing ini dampaknya memang luar biasa. Selain dilakukan vaksinasi PMK, pihaknya juga tidak tinggal karena setiap peternak di Lamongan ada yang memiliki 10-20 kandang.

"Makanya kita juga membantu pemasaran ternak mereka. Karena saat ini yang utama penjualan sapi harus dikandang masing-masing peternak," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak