Dari 11 nama yang disebut, salah satunya Maryoto Birowo, yang saat itu menjabat sebagai Wakil Bupati Tulungagung. Sutrisno mengaku telah menyerahkan sejumlah uang dengan nilai fantastis kepadanya secara bertahap dari tahun 2014 sampai 2018.
Pemeriksaan penyidik KPK terhadap Bupati Tulungagung ini diduga untuk mengkonfrontir keterangan para terpidana saat mereka masih menjalani sidang kepada pihak-pihak yang namanya disebut, termasuk Maryoto Birowo.
Untuk diketahui, penyidik KPK melakukan pemeriksaan secara maraton terhadap beberapa orang saksi, sejak Senin (27/6/2022) kemarin. Tidak hanya mantan penjabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tulungagung, tetapi juga pejabat aktif.
Sebelumnya, KPK memeriksa mantan Sekretaris Daerah Pemkab Tulungagung Indra Fauzi, mantan Kepala BPKAD Tulungagunng Hendrik Setiawan, mantan Kepala Bappeda periode 2016 – 2020 Suharto serta mantan Kepala Bappeda periode 2013-2016 Sudigdo Prasetyo.
Baca Juga:Heboh Isu Mundur, KPK Tegaskan Lili Pintauli Siregar Masih Bekerja Sebagai Pimpinan
KPK juga memeriksa kembali mantan Bupati Tulungagung, Syahri Mulyo di dalam Lapas klas 2b Tulungagung. Rilis resmi KPK menyebutkan telah menetapkan sejumlah tersangka dalam kasus tersebut. Namun KPK belum mengumumkan nama-nama tersebut.