facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Lawan Petugas saat Proses Penangkapan DPO Pencabulan Santriwati di Ponpes Shiddiqiyyah Jombang, Dua Orang Diamankan

Abdul Aziz Mahrizal Ramadan Kamis, 07 Juli 2022 | 11:38 WIB

Lawan Petugas saat Proses Penangkapan DPO Pencabulan Santriwati di Ponpes Shiddiqiyyah Jombang, Dua Orang Diamankan
Brimob berjaga di gerbang masuk lingkungan Ponpes Shiddiqiyyah, Ploso, Jombang, Kamis (7/7/2022). [SuaraJatim.id/Zen Arivin]

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Dirmanto mengatakan ada dua orang yang diamankan saat ini.

SuaraJatim.id - Upaya penangkapan Moch Subchi Al Tsani (MSAT), DPO kasus pencabulan santriwati, di Pondok Pesantren Shiddiqiyyah, Desa Losari, Kecamatan Ploso, Kabupaten Jombang, mendapat perlawanan massa, Kamis (7/7/2022). Dua orang diamankan diduga akibat melawan petugas.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Dirmanto mengatakan ada dua orang yang diamankan saat ini. Mereka dibawa petugas lantaran berupaya menghalangi petugas saat hendak melakukan penggeledahan ke dalam rumah MSAT.

"Ada dua orang yang diamankan tadi. Yang bersangkutan dua orang ini menghalang-halangi proses penyidikan," kata Kombes Pol Dirmanto saat di lokasi, Kamis (7/7/2022).

Dirmanto mengatakan pihak kepolisian akan mengambil tindakan tegas kepada pihak-pihak yang berupaya menghalangi upaya penyidikan sebuah perkara. Lantaran hal itu diantur dalam perundang-undangan yang berlaku.

Baca Juga: Buru Anak Kiai Jombang Tersangka Kasus Pencabulan, Kabareskrim Minta Kemenag Beri Sanksi Ponpes Shidiqqiyah

"Dan kami tegas kalau ada orang yang menghalang-halangi kita akan proses sesuai dengan anturan yang berlaku," ucapnya.

Dirmanto memastikan tidak ada yang terluka dalam peristiwa keributan yang sempat terjadi saat petugas berupaya masuk ke dalam area pesantren. Meski diakui jika sebelumnya sempat terjadi kericuhan antaran petugas dengan para santri yang berupaya menutup pintu masuk ke area pesantren.

"Tidak ada yang terluka, tadi cuma dorong-dorongan saja," tukas Dirmanto.

Diberikatan sebelumnya, petugas kepolisian kembali melakukan upaya jemput paksa terhadap Moch Subchi Al Tsani (MSAT). Satu anggota terlukadan harus dilarikan ke rumah sakit usai mendapatkan perlawanan dari massa pro MSAT.

Pantauan di lokasi, sejak pukul 08.00 WIB, sejumlah aparat gabungan dari Polda Jatim dan Polres Jombang sudah berada di Pesantren Shidiqqiyah, di Desa Losari, Kecamatan Ploso, Kabupaten Jombang. Petugas mulanya datang dan meminta agar MSAT keluar dan menyerahkan diri.

Baca Juga: Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Anak Kiai Jombang, Kabareskrim Minta Ortu Santri Tarik Anaknya dari Ponpes Shiddiqiyyah

Namun kedatangan petugas justru disambut puluhan santri. Mereka berupaya melarang petugas kepolisian yang hendak masuk ke dalam kawasan pesantren guna menangkap MSAT. Bentrokan pun tak terhindarkan, lantaran masa pendukung MSAT berupaya menghalangi petugas.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait