facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Mau Berangkat Ngajar ke Pondok, Pria Magetan Ditangkap Tim Densus 88 Diduga Terlibat Terorisme

Muhammad Taufiq Selasa, 02 Agustus 2022 | 17:21 WIB

Mau Berangkat Ngajar ke Pondok, Pria Magetan Ditangkap Tim Densus 88 Diduga Terlibat Terorisme
Terduga teroris Magetan diamankan Tim Densus 88 [Foto: Beritajatim]

Tim Densus 88 Antiteror menangkap seorang pria yang diduga terlibat terorisme. Pria tersebut diamankan saat mau berangkat mengajar ke pondok pesantren.

SuaraJatim.id - Tim Densus 88 Antiteror menangkap seorang pria yang diduga terlibat terorisme. Pria tersebut diamankan saat mau berangkat mengajar ke pondok pesantren.

Pria berinisial ARY (36) itu merupakan warga Desa Sumberagung Kecamatan Plaosan Kabupaten Magetan, Jawa Timur ( Jatim ). Ia diamankan hari ini, Selasa (02/08/2022) pukul 08.30 WIB.

Dalam penangkapan itu polisi menyita laptop dan buku rekening. Ia diamankan di jalan dekat rumah saat hendak berangkat mengajar di sebuah pondok pesantren di Kecamatan Plaosan.

Supardi, kades setempat membenarkan jika polisi sempat mendatangi rumah terduga pelaku. Supardi mengaku kalau dia diajak polisi yang hendak mengambil laptop dan buku rekening terduga pelaku.

Baca Juga: Tamu Hotel di Magetan Meninggal Mendadak, Sempat Kejang-kejang

Namun, Supardi menjelaskan jika saat dia datang pelaku tidak ada di rumah. Dia tak tahu pasti kapan polisi menangkap dan hanya diminta menyaksikan penggeledahan tersebut.

"Saya tidak masuk rumah ya. Di rumah ada istrinya dan anak-anaknya saja. Polisi mengambil laptop dan buku rekening," katanya dikutip dari beritajatim.com jejaring media suara.com.

"Kami tidak tahu pasti apa kejahatan yang dilakukan hingga polisi menggeledah rumah tersebut," katanya menambahkan.

Supardi mengungkapkan jika dia tak tahu pekerjaan ARY. Sejauh yang fia pahami, hanya istri ARY yang diketahui sebagai warga asli Desa Sumberagung. Namun, dia tak tahu apa pekerjaan ARY karena jarang ketemu.

"Saya tidak tahu ya kalau pekerjaannya apa dan kerja di mana. Karena bukan warga asli sini, yang asli sini itu istrinya," kata Supardi.

Baca Juga: Pencari Rumput Tewas Tersambar Kereta Api Argo Wilis di Magetan

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait