Dugaan Pengeroyokan Panitia PBAK UINSA, Korban Emoh Berdamai: Dari Awal Kami Berencana Membawa ke Meja Hijau

Dugaan pengeroyokan panitia Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) Uiniversitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya 2022 kepada dua mahasiswa berlanjut.

Muhammad Taufiq
Minggu, 04 September 2022 | 08:06 WIB
Dugaan Pengeroyokan Panitia PBAK UINSA, Korban Emoh Berdamai: Dari Awal Kami Berencana Membawa ke Meja Hijau
Mahasiswa Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) antre masuk akibat pengetatan pemeriksaan ke dalam kampus imbas teror bom yang terjadi di Surabaya, Selasa (15/5/2018). [Suara.com/Moh Ainul Yaqin]

SuaraJatim.id - Kemarin ramai kasus dugaan pengeroyokan panitia Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) Uiniversitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya 2022 kepada dua mahasiswa.

Upaya damai kedua belah pihak sepertinya gagal. Dua korban pengeroyokan mengaku tidak akan mau berdamai dan memilih melanjutkan ke proses hukum dan berniat mempublikasikan peristiwa itu.

Hal ini ditegaskan oleh korban bernama Muhammad Maulana. Ia mengakui kalau penganiayaan yang dialaminya bersama dua teman memang sempat didamaikan oleh scurity kampus.

"Kami menolak karena akan menghilangkan jejak pelaku. Memang dari awal kami berencana mempublish dan membawa ke meja hijau," kata Maulana, dikutip dari beritajatim.com jejaring media suara.com, Sabtu (3/9/2022).

Baca Juga:Jadi Korban Pengeroyokan, Tiga Mahasiswa UINSA Lapor Polisi

Hal tersebut bertolak belakang dengan pernyataan pihak kampus. Koordinator Bidang Kerja Sama, Kelembagaan, dan Humas Uinsa Ahmad Firdausi mengatakan jika pihak kampus sudah melakukan upaya mediasi.

"Sudah selesai kok, sudah diselesaikan secara kekeluargaan. Difasilitasi oleh dekanat dan rektorat," kata Firdaus.

Atas kejadian tersebut, lanjut Firdaus, tidak ada sanksi yang diberikan kepada tiga mahasiswa maupun panitia. “Kami mediasi, kami pertemukan, diajak ngomong baik-baik dan sudah selesai. Saling memaafkan. Itu kan kesalahpahaman saja,” katanya.

Terkait laporan yang diajukan ke polisi, pihaknya belum mengetahui secara pasti sudah dicabut atau belum.

"Dicabut atau tidak kami belum dapat informasi dari polsek. Polsek juga belum memberi informasi kepada kami, tetapi insyaallah sudah diselesaikan secara kekeluargaan," katanya menegaskan.

Baca Juga:Bonek Mania Respon Keinginan Irfan Jaya kembali Berseragam Persebaya, Isinya Bikin Nyelekit

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak