Jejak Kontroversi RSS dalam Konflik Sektarian Hindu-Islam di India

Rashtriya Swayamsevak Sangh (RSS), organisasi kelompok nasionalis sayap kanan Hindu yang disebut "anti-Islam" diundang dalam acara dialog keagamaan R20 di Bali oleh PBNU.

Muhammad Taufiq
Kamis, 29 September 2022 | 17:17 WIB
Jejak Kontroversi RSS dalam Konflik Sektarian Hindu-Islam di India
Polisi di India pukuli dan tembak pendemo (Instagram/kabanegri)

SuaraJatim.id - Rashtriya Swayamsevak Sangh (RSS), organisasi kelompok nasionalis sayap kanan Hindu yang disebut "anti-Islam" diundang dalam acara dialog keagamaan R20 di Bali oleh PBNU.

Menurut Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf, pihaknya kini memang tengah membangun dialog dengan Pemerintah India dan RSS. Dialog ini dibangun guna mendorong proses keterlibatan yang konstruktif dalam mengatasi ancaman terhadap umat Islam dan kaum minoritas di negara tersebut.

"Nahdlatul Ulama menyadari adanya berbagai pelanggaran dan ancaman terhadap umat Muslim, Kristen, dan populasi minoritas lain di India," ujarnya, dalam siaran persnya, Kamis (29/09/2022).

"Diskusi Nahdlatul Ulama yang sedang berlangsung dengan Pemerintah India dan RSS dimaksudkan untuk mengatasi berbagai pelanggaran dan ancaman tersebut melalui proses keterlibatan yang konstruktif," katanya.

Baca Juga:3 Alasan PBNU Undang RSS, Kelompok Sayap Kanan Hindu India yang Dituding "Anti-Muslim" ke Forum G20 Bali

NU meyakini bahwa satu-satunya cara untuk mengatasi kepedihan sejarah yang mengakar dan mempromosikan hidup berdampingan secara damai adalah dengan merangkul semua pihak untuk menolak terlibat dalam sentimen kebencian dan permusuhan.

"Nahdlatul Ulama mendorong setiap orang yang beriktikad baik, dari setiap agama dan bangsa, untuk menolak penggunaan identitas sebagai senjata politik dan ikut serta mendorong solidaritas dan rasa hormat di tengah keberagaman masyarakat, budaya, dan bangsa di dunia," kata Gus Yahya.

Lalu siapa itu RSS?

Dalam beberapa tahun terakhir konflik sektarian mencuat di India. Akar masalahnya adalah kepentingan politik penguasa dan oposisi yang dinilai mengorbankan umat Islam India.

Adalah Rashtriya Swayamsevak Sangh (RSS), organisasi kelompok nasionalis sayap kanan Hindu yang berdiri 94 tahun lalu, merupakan induk dari Partai Bharatiya Janata (BJP) yang saat ini menguasai India.

Baca Juga:Alasan PBNU Undang Kelompok Nasionalis Hindu India yang Sering Diskriminasi Umat Islam ke Forum Agama G20

Politisi BJP berulang kali melempar pernyataan yang menyakiti imat Islam India. Misalnya politisi Nupur Sharma, yang dalam sebuah acara debat menghina Nabi Muhammad SAW. Pernyataannya itu mengundang demonstrasi besar-besaran umat Islam di dunia.

News

Terkini

Bupati Bangkalan Madura Abdul Latif Imron atau Ra Latif. Sebutan "Ra" ini merupakan panggilan non-formal untu "Lora".

News | 12:48 WIB

Setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus jual beli jabatan pada 1 November 2022 lalu, Bupati Bangkalan Abdul Latif Imron akhirnya digelandang Komisi Pemberantasan Korupsi (K

News | 12:25 WIB

Seorang bule asal Tunisia diduga hendak melakukan percobaan bunuh diri di Jembatan Suramadu, Jawa Timur, Selasa (6/12/2022).

News | 12:12 WIB

Masyarakat Tanah Air kembali digegerkan dengan aksi terduga teroris. Kali ini, bom bunuh diri itu terjadi di Polsek Atanaayar, Bandung, Jawa Barat. Dua orang yang meninggal.

News | 12:05 WIB

Kementerian Hukum dan HAM Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, memutuskan Pembebasan Bersyarat (PB) pada narapidana teroris, Hisyam bin Alizein Alias Umar Patek.

News | 21:13 WIB

Tim relawan BRI juga telah membantu proses evakuasi warga yang terisolir akibat rerentuhan pasca gempa.

News | 20:48 WIB

Sebab restrukturisasi kredit BRI sudah melandai.

News | 19:00 WIB

Bom bunuh diri kembali terjadi negeri ini. Kali ini sasarannya Polsek Astana Anyar Kota Bandung Jawa Barat, Rabu (07/12/2022).

News | 17:58 WIB

Petinggi Sunda Empire, Lor Rangga atau Ki Rangga Sasana meninggal dunia pagi tadi. Ia meninggal dunia setelah masuk rumah sakit semalam, Selasa (06/12/2022).

News | 10:58 WIB

Hujan deras mengguyur sejumlah wilayah di Jawa Timur ( Jatim ) kemarin malam, Selasa (06/12/2022). Salah satu wilayah yang diguyur hujan lebat ini Kabupaten Jombang.

News | 10:34 WIB

Warga Desa Gunung Eleh Kecamatan Kedungdung Kabupaten Sampang Madura digegerkan dengan pengeboran sumur warga menyemburkan api.

News | 09:33 WIB

Hingga saat ini, setidaknya BRI telah menyalurkan bantuan makanan cepat saji dengan menyalurkan bantuan lebih dari 5.000 makanan siap santap (nasi bungkus).

News | 17:00 WIB

Pemerintah Kota Surabaya mendapat peringkat A (sangat baik) dari KemenpanRB untuk penilaian Indeks Reformasi Birokrasi.

News | 15:46 WIB

Gempa bumi berkekuatan 6.2 dilaporkan mengguncang wilayah Jember, Jawa Timur ( Jatim ), Selasa (06/12/2022) sekitar pukul 13.07 WIB.

News | 13:31 WIB

Beredar video rekaman CCTV yang memperlihatkan detik-detik seorang penjaga perlintasan kereta api (KA) yang ada di Desa Sumlaran, Kecamatan Sukodadi, Lamongan, Jawa Timur.

News | 12:30 WIB
Tampilkan lebih banyak