Sorotan Kemarin, Bocah SD di Malang Koma Dianiaya Kakak Kelas sampai Ibu Jual Ginjal di Tuban

Sejumlah peristiwa ramai menjadi sorotan di Jawa Timur ( Jatim ) kemarin, Rabu (23/11/2022).

Muhammad Taufiq
Kamis, 24 November 2022 | 08:05 WIB
Sorotan Kemarin, Bocah SD di Malang Koma Dianiaya Kakak Kelas sampai Ibu Jual Ginjal di Tuban
Ilustrasi kekerasan anak. (shutterstock)

SuaraJatim.id - Sejumlah peristiwa ramai menjadi sorotan di Jawa Timur ( Jatim ) kemarin, Rabu (23/11/2022). Mulai dari ramai kasus bocah SD koma setelah dianiaya kakak kelasnya di Malang sampai peristiwa ibu-ibu jual ginjal di Tuban.

Selain itu masih ada sejumlah peristiwa lainnya yang menjadi sorotan:

1. Pria eksibisionis di Jember ditangkap

Pria eksibisionis berinisial NI (40) warga Kecamatan Panti Kabupaten Jember, Jawa Timur ( Jatim ) ini kebiasaannya aneh. Sambil pamer kelami, Ia juga mengolesi 'Mr P' pakai minyak goreng.

Baca Juga:Pelecehan Seksual, Viral Mahasiswa Brawijaya Malang Grepe-grepe Perempuan Tidur

Ia kini harus mempertanggungjawabkan perbuatannya setelah membuat gaduh Jember. NI ternyata bukan sekali saja beraksi, tapi sudah berkali-kali. Ia diakuinya di depan kepolisian setempat.

NI mengaku beraksi sejak 2021 di kawasan kampus Universitas Jember ( Unej ) di Tegalboto dan Universitas Islam Negeri KH Achmad Siddiq di Mangli. Ini dikatakan Kepala Kepolisian Resor Jember Ajun Komisaris Besar Hery Purnomo, Rabu (23/11/2022).

Sudah delapan lokasi Ia jelajahi, antara lain di depan Bank Mandiri, pintu masuk Universitas Jember. depan Apotek Samudra, dekat Politeknik, dan dekat laboratorium Unej, serta beberapa area kampus UIN KHAS.

2. Bocah SD koma usai dianiaya kakak kelasnya

Kasus bocah SD koma berinisial MWF setelah dikeroyok kakak kelasnya di SD Desa Jenggolo Kecamatan Kepanjen Malang sudah diselidiki oleh kepolisian setempat.

Baca Juga:Bocah SD Malang Koma Dikeroyok Kakak Kelasnya, Polisi: Korban Kerap Dibully Sejak Kelas I

Kasi Humas Polres Malang Iptu Ahmad Taufik membenarkan. Untuk dugaan kasus pengeroyokan atau penganiayaan sudah ditangani penyidik. Visum juga telah dilakukan.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini