Sejak Tahun 2015, BRI Tercatat Membagikan Rasio Dividen 40-85%

Ini dilakukan untuk memantik pertumbuhan ekonomi.

Fabiola Febrinastri | Restu Fadilah
Kamis, 01 Desember 2022 | 13:00 WIB
Sejak Tahun 2015, BRI Tercatat Membagikan Rasio Dividen 40-85%
Dirut BRI, Sunarso. (Dok: BRI)

Persentase tersebut sangat kuat mengingat untuk mencapai minimum requirement yang comply dengan Basel III hanya dibutuhkan 17,5%.

“Sehingga bisa disimpulkan bahwa modal kita cukup untuk tumbuh beberapa tahun ke depan mungkin 3-4 tahun ke depan,” ujar Sunarso penuh optimisme.

Ketiga, BRI harus memiliki kecukupan likuiditas. Adapun Loan to Deposit Ratio (LDR) BRI baru 88,92%. Oleh sebab itu perseroan berkomitmen terus mendorong pertumbuhan kredit supaya LDR mencapai level optimal di sekitar 90%-92%.

Terakhir, adalah kualitas dari pertumbuhan itu sendiri. BRI terus berupaya kuat mengelola Non-Performing Loan (NPL) dan Cost of Credit agar terjaga dengan baik. NPL BRI hingga kuartal III/2022 sebesar 3,09% menurun dari periode yang sama tahun lalu yang mencapai 3,27%.

Baca Juga:Emiten Artis Cantik Wulan Guritno (LUCY) Mau Ekspansi Bermodal Utang dari BCA Rp50 Miliar

“Dan Cost of Credit kita sekarang sudah turun dari 3% ke level 2,88%. Saya kira ini akan bagus kalau kita turunkan kembali sehingga Cost of Credit kita menjadi sangat baik,” pungkasnya.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini