Manfaat Perubahan NIK Menjadi NPWP: Administrasi Jadi Efisien, UMKM Makin Untung

Pengaruh perubahan NIK menjadi NPWP terhadap Efisiensi Administratif dan finansial serta peluang keuntungan di masa datang bagi UMKM.

Baehaqi Almutoif
Selasa, 19 Desember 2023 | 18:41 WIB
Manfaat Perubahan NIK Menjadi NPWP: Administrasi Jadi Efisien, UMKM Makin Untung
Ilustrasi pajak. (Shutterstock)

SuaraJatim.id - Pengaruh perubahan NIK menjadi NPWP terhadap Efisiensi Administratif dan finansial serta peluang keuntungan di masa datang bagi UMKM.

Perubahan Nomor Induk Kependudukan (NIK) menjadi Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dapat memiliki dampak signifikan terhadap efisiensi administratif dan finansial bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Berikut beberapa kemungkinan pengaruhnya:

1. Akses ke Layanan Perbankan dan Pembiayaan

Baca Juga:Dapat 'Surat Cinta' dari Kantor Pajak, Diterima atau Ditolak?

NPWP seringkali menjadi syarat untuk mendapatkan layanan perbankan dan pembiayaan. Dengan memiliki NPWP, UMKM dapat lebih mudah mengakses sumber pendanaan yang dibutuhkan untuk pengembangan usaha.

2. Kemudahan dalam Proses Bisnis

NPWP dapat mempermudah proses bisnis UMKM, terutama dalam transaksi bisnis formal dan administrasi perpajakan. Ini bisa mengurangi hambatan administratif yang mungkin dihadapi oleh UMKM.

3. Pemrosesan Pajak yang Lebih Cepat

Dengan NPWP, proses perhitungan dan pembayaran pajak dapat menjadi lebih efisien. Sistem perpajakan di Indonesia sekarang terotomatisasi, yang dapat mengurangi beban administratif dan kesalahan manusia.

Baca Juga:Berkat UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR 2023, Vinto Craft Raih Kontrak Ekspor 3.000 Unit Produk ke Qatar

4. Partisipasi dalam Program Pemerintah

Pemerintah seringkali menawarkan berbagai insentif dan program dukungan kepada UMKM yang memiliki NPWP. Dengan memiliki NPWP, UMKM dapat memenuhi syarat untuk mendapatkan manfaat dari program-program ini.

5. Peningkatan Kepercayaan Pelanggan

Pelanggan mungkin lebih cenderung mempercayai UMKM yang memiliki NPWP karena menunjukkan keterbukaan dan kepatuhan terhadap peraturan perpajakan. Hal ini dapat meningkatkan citra dan kepercayaan pelanggan.

6. Pemantauan Pajak yang Lebih Efektif

Dengan memiliki NPWP, UMKM dapat lebih mudah dipantau oleh otoritas pajak. Ini dapat meningkatkan transparansi keuangan dan memastikan kepatuhan terhadap kewajiban pajak.

Namun, penting untuk diingat bahwa implementasi perubahan ini juga harus disertai dengan upaya pemerintah dalam menyederhanakan prosedur perpajakan dan memberikan pendampingan kepada UMKM agar mereka dapat dengan mudah beradaptasi dengan perubahan ini. Juga, penerapan kebijakan ini sebaiknya memperhitungkan keberlanjutan dan keseimbangan antara kepatuhan perpajakan dan beban administratif bagi UMKM.

Penerapan perubahan dari NIK menajdi NPWP juga dapat membawa sejumlah keuntungan di masa depan, antara lain:

1. Akses ke Sumber Pendanaan Lebih Besar

Dengan NPWP, UMKM dapat lebih mudah mengakses berbagai sumber pendanaan di masa depan, termasuk kredit bank, investasi, dan dukungan keuangan dari lembaga pemerintah atau swasta. Ini dapat memberikan modal tambahan untuk pertumbuhan dan pengembangan bisnis.

2. Partisipasi dalam Pasar Internasional

NPWP dapat menjadi syarat penting untuk UMKM yang ingin terlibat dalam perdagangan internasional. Dengan memiliki NPWP, UMKM dapat lebih mudah terlibat dalam ekspor dan impor, membuka peluang pasar yang lebih luas.

3. Kepercayaan Investor dan Mitra Bisnis

Keberadaan NPWP dapat meningkatkan kepercayaan investor dan mitra bisnis terhadap UMKM. Ini dapat membuka pintu untuk kemitraan strategis, investasi, dan kolaborasi yang dapat meningkatkan daya saing bisnis di masa depan.

4. Peningkatan Kesempatan Mendapatkan Kontrak Pemerintah

Beberapa kontrak atau proyek pemerintah mungkin mensyaratkan keberadaan NPWP. Dengan memiliki NPWP, UMKM dapat memiliki peluang lebih besar untuk mendapatkan kontrak atau proyek dari pemerintah, membuka potensi pendapatan yang signifikan.

5. Penyederhanaan Administrasi di Masa Depan

Adopsi NPWP dapat menjadi langkah awal dalam upaya pemerintah untuk menyederhanakan proses administratif perpajakan di masa depan. Perubahan ini dapat menjadi bagian dari reformasi pajak yang lebih luas yang bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan mengurangi beban administratif.

6. Dukungan Peningkatan Kapasitas Bisnis

UMKM yang memiliki NPWP mungkin dapat mengakses program pelatihan, konsultasi, dan dukungan teknis dari pemerintah atau lembaga non-pemerintah. Ini dapat membantu peningkatan kapasitas bisnis dalam menghadapi tantangan dan peluang di masa depan.

7. Keuntungan Kompetitif di Pasar

Keberadaan NPWP dapat menjadi keunggulan kompetitif bagi UMKM di pasar yang semakin terbuka dan bersaing. Pelanggan dan mitra bisnis cenderung lebih memilih UMKM yang mematuhi peraturan perpajakan dan memiliki keterbukaan finansial.
Semua keuntungan ini, tentu saja, bergantung pada implementasi yang baik dari perubahan ini dan dukungan penuh dari berbagai pihak terkait, termasuk pemerintah, lembaga keuangan, dan pelaku bisnis itu sendiri.

Author: Penyuluh Ahli Muda KPP Pratama Mojokerto, Ambar Setiawan

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini