SuaraJatim.id - Calon presiden (capres) nomor urut 2, Prabowo Subianto memiliki anak semata wayang, Ragowo Hediprasetyo. Didit begitu sapaan akrabnya lahir 22 Maret 1984 di Jakarta dari pasangan Prabowo Subianto dan Siti Hediati Hariyadi, yang lebih dikenal sebagai Titiek Soeharto.
Meski lahir di Indonesia, Didit habiskan masa kanak-kanak dan remajanya di Boston, Amerika Serikat. Ia kemudian memilih tinggal di kota Mode, Paris, Prancis. Hal itu dilakukannya untuk mengejar cita-citanya sebagai perancang busana.
Didit tak main-main untuk menggejar cita-cita sebagai perancang busana. Ia diketahui menimba ilmu mode di dua sekolah mode terbaik di dunia. Didit 4 tahun belajar Parsons School of Design, New York dan Ecole Parsons, Paris.
Sekedar informasi, Ecole Parsons merupakan sekolah mode yang sudah berdiri sejak 1921. Sekolah ini pertama kali didirikan oleh Frank Alvah Parsons. Awalnya, Parsons mendirikan sekolah mode yang ia beri nama New York School of Fine and Applied Art.
Baca Juga:KH Marzuki Mustamar Dicopot dari Ketua PWNU Jatim, Gegara Pilpres 2024?
Di awal berdirinya, sekolah ini memberikan kursus seni dekoratif, arsitektur, skenografi dan desain kostum. Pada 1930, salah satu murid di sekolah mode ini, Jean-Michel Frank menciptakan Parsons Table, sebuah ikon mode yang populer hingga saat ini.
Sekolah mode ini jangan dipandang sebelah mata, pada 1970, sekolah ini bergabung dengan The New School, sebuah universitas yang berdiri pada 1919 oleh para cendekiawan terkemuka.
Mengutip dari laman resmi sekolah ini, untuk bisa bersekolah di sini, tentu saja dibutuhkan biaya yang tak sedikit. Orang tua siswa harus merogoh kocek dalam-dalam demi anaknya sekolah di sini.
Pihak Ecole Parsons di laman resmi miliknya menyebut bahwa mereka akan membantu tiap siswa yang ingin menimba ilmu agar biaya yang dikeluarkan bisa terencana dengan baik.
Menariknya, sekolah ini juga memberikan beasiswa. Pada tahun ajaran 2022/23, lebih dari 85 siswa menerima bantuan dengan nilai total sebesar 151 juta dollar AS.
Baca Juga:Dicaci Hingga Dihina Tidak Tumbang, Pendukung Yakin Prabowo-Gibran Menang Satu Putaran
Untuk biasa per semester di sekolah ini, siswa harus membayar 18,997 dolar AS atau jika dirupiahkan setara dengan Rp292.942.737. Nilai per semester sekolah ini setara dengan 14 motor unit motot matic, yang satu unitnya sebesar Rp20 juta.
- 1
- 2