Artinya: "Ya Allah limpahkan rahmat ta’dhim-Mu kepada Nabi Muhammad dan keluarganya, lampu-lampu hikmah, tuan-tuan nikmat, sumber-sumber penjagaan. Jagalah aku dari segala keburukan lantaran mereka, janganlah engkau hukum aku atas kelengahan dan kelalaian, janganlah engkau jadikan akhir urusanku suatu kerugian dan penyesalan, ridhailah aku, sesungguhnya ampunanMu untuk orang-orang zhalim dan aku termasuk dari mereka, ya Allah ampunilah bagiku dosa yang tidak merugikanMu, berilah aku anugerah yang tidak memberi manfaat kepadaMu, sesungguhnya rahmat-Mu luas, hikmah-Mu indah, berilah aku kelapangan, ketenangan, keamanan, kesehatan, syukur, perlindungan (dari segala penyakit) dan ketakwaan. Tuangkanlah kesabaran dan kejujuran kepadaku, kepada kekasih-kekasihku karena-Mu, berilah aku kemudahan dan janganlah jadikan bersamanya kesulitan, liputilah dengan karunia-karunia tersebut kepada keluargaku, anaku, saudar-saudaraku karena-Mu dan para orang tua yang melahirkanku dari kaum muslimin muslimat, serta kaum mukiminin dan mukminat." (Syekh Abdul Qadir al-Jilani, Ghunyah al-Thalibin, juz 3, hal. 249).
Malam Nisfu Syaban merupakan momen istimewa penuh rahmat dan ampunan dari Allah SWT. Di malam ini, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak doa, dzikir, dan amalan shalih lainnya.
Doa yang dianjurkan dibaca pada malam Nisfu Syaban adalah doa yang diriwayatkan oleh Syekh Abdul Qadir al-Jilani dari Sayyidina Ali bin Abi Thalib. Doa ini memohon ampunan, rahmat, kesehatan, ketakwaan, dan berbagai kebaikan lainnya.
Marilah kita manfaatkan momen istimewa ini dengan sebaik-baiknya untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, memohon ampunan atas dosa-dosa, dan mendoakan kebaikan di masa depan. Semoga Allah SWT menerima amal ibadah kita dan mengabulkan doa-doa kita.
Baca Juga:Memohon Ampunan dan Keberuntungan: Doa Setelah Sholat Tahajud untuk Kehidupan yang Lebih Baik