Setelah Gagal Lasik SMILE, Akhirnya Minus 10 Vabella Widitiar Jadi 0

Hal ini lantaran menggunakan teknologi Laser Vision Correction.

Fabiola Febrinastri | Restu Fadilah
Selasa, 02 April 2024 | 18:15 WIB
Setelah Gagal Lasik SMILE, Akhirnya Minus 10 Vabella Widitiar Jadi 0
Dok: Eyelink

“Awalnya ingin pilih teknologi LASIK terbaru yaitu ZEISS SMILE, tapi ternyata hasil Pre Lasik menunjukkan kondisi Kornea yang tipis, jadi akhirnya dipilihlah Femto LASIK oleh dr. Nurdin Zuhri, yang paling sesuai dengan kondisi mataku,” tutur perempuan asal Sidoarjo ini.

Vabella saat menjalani tindakan Femto Lasik di NEC Surabaya. (Dok: Eyelink)
Vabella saat menjalani tindakan Femto Lasik di NEC Surabaya. (Dok: Eyelink)

Meskipun Gagal atau tidak jadi menggunakan metode ZEISS SMILE, Vabella tetap menjalani Femto Lasik. Kondisi matanya sebelum Lasik adalah, Minus 9 (Kanan), dan Minus 1,5 serta silinder 1 (Kiri). Dengan kondisi tersebut, disarankan menggunakan metode femto lasik. Ditambah kondisi Kornea mata yang tipis, maka Femto LASIK menjadi metode paling aman dan efektif. Kini, kondisi penglihatan vabella sudah optimal dari minus 10,5 menjadi minus 0.

“Proses Femto Lasik cepat, lasernya hitungan detik saja, kalau seluruh prosesnya kurang lebih 30 menit ya, dan tidak sakit karena diberi obat bius (tetes),” ungkapnya saat kontrol, kemarin.

Salah satu yang membuat National Eye Center Surabaya menjadi pilihannya adalah karena metde LASIK yang lengkap dan ada alternatif lasik atau pilihan tanam lensa. Sehingga dengan kondisi mata apapun, saat Pre Lasik, dirinya masih tetap mendapat solusi atas gangguan refraksi yang ia alami.

Vabella didampingi suami saat melakukan kontrol dengan dr. M. Nurdin Zuhri, SpM. (Dok: Eyelink)
Vabella didampingi suami saat melakukan kontrol dengan dr. M. Nurdin Zuhri, SpM. (Dok: Eyelink)

“Pilihannya lengkap ya, dai kondisi Kornea yang khusus, minus yang tinggi, bahkan bila tidak bisa lanjut LASIK pun masih ada pilihan tanam lensa, mangkannya dari awal udah pilih NEC karena sudah ingin sekali bebas kacamata setelah puluhan tahun pakai kacamata,” ungkapnya sumringah.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Lifestyle

Terkini