Dalam beberapa kesempatan, Maarten Paes menyebut neneknya tinggal di Indonesia selama 5-6 tahun. Setelah itu, perang berkecamuk di Asia Pasifik.
Nasib kurang baik menimpa nenek Maarten Paes, yang harus tinggal di kamp-kamp selama beberapa tahun. Sebelum akhirnya kembali ke Belanda.