-
Anak terjepit teralis bangku di depan RSUD Jombang.
-
Damkar Jombang bergerak cepat evakuasi korban tanpa cedera.
-
Evakuasi berlangsung kurang dari dua puluh menit.
SuaraJatim.id - Insiden kaki anak terjepit teralis bangku terjadi di depan RSUD Jombang dan langsung menyita perhatian publik.
Kejadian yang melibatkan seorang anak tersebut berlangsung pada Sabtu (10/1/2026) dan memicu respons cepat dari tim Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarla) Jombang.
Peristiwa anak terjepit teralis bangku bermula ketika korban yang masih berusia anak-anak tidak sengaja memasukkan kakinya ke celah besi tralis bangku yang berada di area depan rumah sakit.
Tanpa disadari, kaki korban tersangkut dan tidak bisa ditarik keluar. Situasi tersebut membuat korban panik dan menarik perhatian orang-orang di sekitar lokasi.
Petugas Pos Damkar Jombang, Deni Santoso, menjelaskan kronologi anak terjepit teralis bangku tersebut.
“Korban yang masih anak-anak tidak sengaja kakinya masuk dan terjepit di antara besi teralis bangku,” ujar Deni Santoso, dikutip dari BeritaJatim, Sabtu (10/1/2026).
Melihat kaki anaknya terjepit, orang tua korban sempat berusaha membebaskan secara mandiri. Namun upaya tersebut tidak membuahkan hasil.
“Orang tua korban berusaha membantu menarik kaki korban, tapi kesulitan saat dilepas,” lanjut Deni.
Karena tidak kunjung berhasil, orang tua korban akhirnya meminta bantuan ke Pos Damkar Jombang. Laporan diterima petugas pada pukul 11.27 WIB. Menindaklanjuti laporan anak terjepit teralis bangku tersebut, regu piket Pos Damkar Jombang langsung bergerak menuju lokasi kejadian.
Respons cepat ditunjukkan oleh tim Damkar. Dalam waktu kurang dari lima menit setelah laporan diterima, petugas tiba di depan RSUD Jombang.
Setibanya di lokasi, tim segera melakukan penanganan dengan peralatan yang sesuai agar proses evakuasi berjalan aman tanpa menimbulkan cedera tambahan pada korban.
Kerja cepat dan profesional membuahkan hasil. Pada pukul 11.45 WIB, kaki korban berhasil dilepaskan dari jepitan besi tralis bangku. Proses evakuasi berlangsung lancar dan situasi di lokasi kembali kondusif.
Setelah berhasil dievakuasi, kondisi korban dinyatakan aman. “Kaki korban berhasil terlepas dari jepitan dan korban dinyatakan aman,” ungkap Deni Santoso.
Insiden anak terjepit teralis bangku ini sekaligus menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap fasilitas umum, terutama yang berada di area publik dan ramah anak.