- Kebakaran menghanguskan kandang ayam di Desa Tapen, Magetan, pada Rabu pagi, 29 Juli 2026.
- Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh kebocoran gas dari alat pemanas yang menyala di dalam kandang.
- Insiden tersebut menghanguskan bangunan beserta puluhan ribu ayam tanpa menimbulkan korban jiwa.
SuaraJatim.id - Kebakaran melanda sebuah kandang ayam berkapasitas besar di Desa Tapn, Kecamatan Lembeyan, Kabupaten Magetan, Rabu (29/7/2026) pagi.
Insiden tersebut menghanguskan bangunan kandang beserta puluhan ribu ekor ayam yang masih berada di dalamnya.
Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Magetan menerima laporan sekitar pukul 07.00 WIB. Saat tiba di lokasi, kobaran api telah membesar dan melalap sebagian besar bangunan kandang sehingga proses pemadaman harus dilakukan secara intensif.
Petugas Damkar Magetan, Dovi Saputra, mengatakan dugaan sementara kebakaran dipicu kebocoran gas dari alat pemanas yang masih digunakan di dalam kandang.
Baca Juga:Gunung Gombak Membara 8 Jam: Api Nyaris Jilat Rumah Warga, 15 Hektar Ludes Jadi Abu
"Kami menerima laporan sekitar pukul 07.00 WIB. Dugaan awal kebakaran berasal dari kebocoran gas pada alat pemanas yang masih menyala di dalam kandang," ujar Dovi, melansir Beritajatim-jaringan Suara.com.
Ia menjelaskan proses pemadaman terkendala embusan angin kencang yang membuat api cepat menjalar ke seluruh bangunan.
Selain itu, posisi petugas yang harus memadamkan api dari arah berlawanan dengan angin turut menyulitkan upaya pengendalian kobaran.
"Kesulitannya karena angin sangat kencang dan posisi kami melawan arah angin sehingga api cepat merambat," katanya.
Selama proses pemadaman, beberapa kali terdengar suara ledakan yang diduga berasal dari tabung gas pemanas di dalam kandang. Kondisi tersebut sempat membuat warga sekitar menjauh dari lokasi demi alasan keselamatan.
Baca Juga:Ironi di Balik Puing Yosorati: Saat Api Melahap Gudang Plastik, Truk Damkar Terdekat Malah Mogok
Salah seorang warga, Meslan, mengaku awalnya mengira kebakaran berasal dari lahan tebu di sekitar lokasi saat hendak menuju sawah.
"Saya lihat api besar sekali. Awalnya saya kira kebun tebu yang terbakar, ternyata kandang ayam," ujarnya.
Menurut Meslan, kobaran api pertama kali terlihat dari sisi selatan bangunan. Tiupan angin dari arah tersebut membuat api dengan cepat menghanguskan seluruh bagian kandang dalam waktu relatif singkat.
Kandang tersebut diketahui sebelumnya menampung sekitar 30 ribu hingga 34 ribu ekor ayam. Namun, sebagian ayam telah dipindahkan ke kandang lain pada malam sebelum kejadian. Meski demikian, diperkirakan sekitar 30 ribu ekor ayam masih berada di dalam kandang saat kebakaran terjadi.
Hingga proses pendinginan selesai dilakukan, Damkar Magetan belum dapat memastikan besaran kerugian akibat peristiwa tersebut.
Petugas masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran sekaligus mengantisipasi kemungkinan munculnya titik api baru.