- Persebaya memastikan tiket semifinal Piala Presiden 2026 setelah mengalahkan PSMS Medan di Stadion Gelora Bung Tomo.
- Pelatih Bernardo Tavares memprioritaskan pemulihan kondisi fisik pemain di tengah jadwal pertandingan turnamen pramusim yang padat.
- Tim pelatih akan mengevaluasi efektivitas serangan dan mencoba opsi posisi baru pada laga terakhir Grup B melawan Port FC.
SuaraJatim.id - Persebaya Surabaya mengalihkan fokus pada pemulihan kondisi pemain setelah memastikan tiket ke semifinal Piala Presiden 2026.
Pelatih Bernardo Tavares menilai proses recovery menjadi faktor krusial di tengah padatnya jadwal pertandingan turnamen pramusim.
Persebaya mengamankan tempat di babak empat besar usai mengalahkan PSMS Medan dengan skor 1-0 pada laga kedua Grup B di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Rabu (29/7/2026) malam. Kemenangan tersebut menjadi yang kedua secara beruntun sekaligus menjaga catatan nirbobol Bajul Ijo.
"Yang paling penting sekarang adalah recovery. Pemain harus tidur dengan baik, menggunakan kompres es dan melakukan pijat agar kami bisa melihat siapa yang siap untuk pertandingan berikutnya," kata Tavares melansir ANTARA, Kamis (30/7/2026).
Baca Juga:Aku Wis Ijo! Ramadhan Sananta Resmi Jadi Ujung Tombak Baru Persebaya
Pelatih asal Portugal itu menjelaskan, padatnya jadwal pertandingan membuat tim pelatih lebih memprioritaskan pemulihan fisik dibandingkan latihan intensif. Menurutnya, kondisi pemain harus dijaga agar tetap siap menghadapi pertandingan selanjutnya.
Tavares mengungkapkan laga melawan PSMS juga dimanfaatkan untuk memberikan menit bermain kepada sejumlah pemain yang sebelumnya masih merasakan kelelahan setelah pertandingan berintensitas tinggi menghadapi Persija Jakarta.
Meski meraih kemenangan, ia menilai performa Persebaya masih memiliki sejumlah catatan yang perlu dibenahi, terutama dalam penyelesaian akhir dan pengambilan keputusan saat memasuki area pertahanan lawan.
"Pada babak pertama kami memiliki beberapa peluang, tetapi tidak selalu diakhiri dengan tembakan. Kami juga beberapa kali melakukan transisi dengan baik, namun umpan terakhir dan pengambilan keputusan masih perlu ditingkatkan," ujarnya.
Tavares juga memberikan apresiasi kepada PSMS Medan yang dinilai mampu memberikan perlawanan hingga menit-menit akhir pertandingan.
Baca Juga:Jadwal Pekan 9 Super League 2025/26: Bigmatch Persebaya Lawan Persija
Menatap laga terakhir Grup B melawan Port FC, Tavares mengaku akan memanfaatkan pertandingan tersebut untuk mengevaluasi kesiapan pemain sekaligus mencoba sejumlah opsi, termasuk memainkan beberapa pemain di posisi berbeda.
"Kami ingin melihat beberapa pemain di posisi yang berbeda. Karena jadwal sangat padat, kami lebih banyak recovery daripada latihan, sehingga sulit melakukan banyak perubahan taktikal," katanya.
Selain menjaga kebugaran pemain, Tavares menilai konsistensi lini pertahanan menjadi modal penting bagi Persebaya.
Dua kemenangan tanpa kebobolan dinilai menunjukkan organisasi permainan tim mulai terbentuk dengan baik, meski efektivitas serangan masih perlu terus ditingkatkan menjelang bergulirnya Super League 2026/2027.
Sementara itu, gelandang Persebaya Toni Firmansyah menyambut positif hasil yang diraih timnya. Ia menyebut seluruh pemain bersyukur dapat mempertahankan tren kemenangan sekaligus mencatat dua laga beruntun tanpa kebobolan.
"Kami masih banyak kekurangan dan perlu evaluasi di setiap lini, tetapi kondisi pemain saat ini cukup bagus, recovery berjalan lancar dan semua pemain fit," ujar Toni.