Tak Berhenti di Pelatihan, Dosen IKADO Dampingi Warga Simo Gunung Kembangkan Bisnis Digital

Dosen IKADO Surabaya menggelar pelatihan dan pendampingan bisnis digital bagi UMKM Simo Gunung untuk tingkatkan pemasaran, kemasan, dan keuangan usaha.

Ronald Seger Prabowo
Rabu, 23 September 2026 | 23:46 WIB
Tak Berhenti di Pelatihan, Dosen IKADO Dampingi Warga Simo Gunung Kembangkan Bisnis Digital
Pelatihan bisnis digital bagi warga Simo Gunung, Surabaya, tak berhenti setelah materi selesai disampaikan. Dosen Institut Informatika Indonesia (IKADO) Surabaya melanjutkan pendampingan kepada pelaku UMKM agar keterampilan yang diperoleh bisa diterapkan dalam usaha sehari-hari. [Suara.com/dok]
Baca 10 detik
  • Dosen IKADO Surabaya mengadakan pelatihan bisnis digital bagi warga Simo Gunung, Surabaya, selama tiga hari untuk mendukung UMKM.
  • Program PkM yang didanai DRTPM ini memberikan materi pemasaran digital, pengembangan merek, dan pengelolaan keuangan usaha.
  • Tim PkM melanjutkan kegiatan dengan memberikan pendampingan langsung untuk mengatasi berbagai kendala yang dihadapi pelaku usaha.

SuaraJatim.id - Pelatihan bisnis digital bagi warga Simo Gunung, Surabaya, tak berhenti setelah materi selesai disampaikan. Dosen Institut Informatika Indonesia (IKADO) Surabaya melanjutkan pendampingan kepada pelaku UMKM agar keterampilan yang diperoleh bisa diterapkan dalam usaha sehari-hari.

Kegiatan tersebut merupakan program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang digelar selama tiga hari bagi warga di sekitar Gereja El-Shaddai, Simo Gunung. Program dipimpin Briantito Adiwena dan mendapat dukungan hibah Pengabdian kepada Masyarakat dari Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRTPM).

Dalam pelatihan, warga tidak hanya dikenalkan pada teori kewirausahaan. Mereka dibekali keterampilan praktis mulai dari memanfaatkan teknologi digital untuk pemasaran, mengembangkan kemasan dan merek, hingga mengelola keuangan usaha.

Briantito mengatakan perkembangan teknologi membuka peluang bagi masyarakat untuk memperluas usaha. Namun, peluang tersebut perlu diimbangi kemampuan membaca pasar dan mengelola bisnis.

Baca Juga:8 Kontribusi BRI untuk Indonesia Dalam Momentum HUT ke-81 RI

“Pelatihan ini kami arahkan agar masyarakat tidak hanya mengetahui bagaimana menjalankan usaha, tetapi juga memahami bagaimana produk dikembangkan, dikemas, diperkenalkan kepada konsumen, dan dikelola secara finansial,” ujarnya, Rabu (23/9/2026).

Pelatihan bisnis digital bagi warga Simo Gunung, Surabaya, tak berhenti setelah materi selesai disampaikan. Dosen Institut Informatika Indonesia (IKADO) Surabaya melanjutkan pendampingan kepada pelaku UMKM agar keterampilan yang diperoleh bisa diterapkan dalam usaha sehari-hari. [Suara.com/dok]
Pelatihan bisnis digital bagi warga Simo Gunung, Surabaya, tak berhenti setelah materi selesai disampaikan. Dosen Institut Informatika Indonesia (IKADO) Surabaya melanjutkan pendampingan kepada pelaku UMKM agar keterampilan yang diperoleh bisa diterapkan dalam usaha sehari-hari. [Suara.com/dok]

Salah satu materi yang diberikan adalah kewirausahaan digital. Peserta diajak mengenali peluang usaha dan menggunakan media digital untuk mempromosikan produk sekaligus menjangkau konsumen yang lebih luas.

Peserta juga mendapat materi pengemasan dan manajemen merek. Mereka diperkenalkan pada pentingnya identitas merek, tampilan produk, informasi pada kemasan, hingga strategi membangun citra produk.

Aspek keuangan turut menjadi perhatian. Pelaku usaha diajak membiasakan pencatatan transaksi serta memisahkan keuangan pribadi dan usaha.

“Pelaku UMKM perlu mengetahui kondisi keuangannya. Jangan sampai omzet terlihat besar, tetapi keuntungan dan biaya usaha tidak pernah dihitung dengan baik,” kata Briantito.

Baca Juga:Dorong UMKM Tumbuh Berkelanjutan, BRI Peduli Perkuat Ekonomi Lokal Desa Brilian Hargobinangun

Pendampingan Setelah Pelatihan

Program ini dilanjutkan dengan pendampingan terhadap sejumlah UMKM dan usaha masyarakat di lingkungan sekitar. Tim PkM membantu peserta mengidentifikasi kendala dalam pengembangan produk, pemasaran digital, pengemasan, manajemen merek, hingga pengelolaan keuangan.

“Setelah pelatihan selesai, prosesnya tidak berhenti. Kami masih melakukan pendampingan terhadap UMKM dan usaha-usaha yang dikembangkan masyarakat,” ujarnya.

Menurut Briantito, pendampingan diperlukan karena persoalan setiap usaha berbeda. Tim menyesuaikan pendekatan berdasarkan kondisi dan kebutuhan masing-masing pelaku usaha.

Program tersebut menyasar masyarakat produktif maupun nonproduktif secara ekonomi. Bagi pelaku UMKM, pelatihan diharapkan dapat membantu memperbaiki pengelolaan bisnis. Sementara bagi warga yang belum memiliki usaha, pengetahuan kewirausahaan digital diharapkan dapat membuka wawasan mengenai peluang ekonomi yang bisa dikembangkan.

Melalui program tersebut, IKADO Surabaya mendorong pemanfaatan pengetahuan perguruan tinggi untuk menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya dalam menghadapi perubahan pola bisnis dan meningkatnya pemanfaatan teknologi digital.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini