- Polrestabes Surabaya menangkap tiga residivis pencurian motor berinisial M.S.F., O.C.K., dan A.L. pada 23 September 2026.
- Komplotan tersebut menggunakan kode siulan dan pembagian tugas serta mengincar beberapa lokasi di Surabaya, Sidoarjo, Malang, serta Lamongan.
- Petugas memberikan tindakan tegas dan terukur karena pelaku melawan saat ditangkap serta menyita barang bukti kunci T dan L.
Kendaraan yang dilaporkan hilang masing-masing Honda Vario warna biru, Honda Beat warna merah, serta Honda Beat warna merah-hitam.
Salah satu aksi terjadi di Jalan Karang Wismo 2/24, Surabaya. Pelaku diduga masuk melalui pagar yang tidak dikunci, kemudian mengambil Honda Vario 125 milik korban yang diparkir di garasi rumah kos.
Saat kejadian, korban sedang beristirahat di dalam kamar. Sepeda motor tersebut juga dalam kondisi tidak dikunci stang.
Dua lokasi lainnya berada di kawasan Keputih dan Sutorejo Utara, Surabaya.
Baca Juga:Terjerat Dugaan Pungli, Oknum Lurah di Surabaya Dicopot Jadi Staf Perpustakaan
Namun, penyelidikan polisi tidak berhenti pada tiga lokasi tersebut. Dari hasil pengembangan, M.S.F. disebut berkaitan dengan empat TKP di Sidoarjo dan empat TKP di Malang.
Sementara O.C.K. dan A.L. masing-masing disebut berkaitan dengan lima TKP di Lamongan.
Polisi masih mendalami kemungkinan adanya lokasi pencurian lain yang berkaitan dengan komplotan tersebut.
Polisi Sita Kunci Letter T dan Letter L
Saat menangkap ketiga tersangka, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga digunakan atau berkaitan dengan aksi curanmor.
Baca Juga:Gerbong Mutasi Bergerak: Putra Bojonegoro Irjen Dekananto Ditunjuk Jadi Kapolda Jatim Baru
Barang bukti tersebut antara lain satu kunci letter T, dua kunci letter L, serta dua unit telepon seluler merek Oppo dari masing-masing tersangka sebagaimana tercantum dalam keterangan perkara.
Keberadaan kunci letter T dan letter L menjadi salah satu petunjuk yang didalami polisi terkait cara komplotan tersebut menjalankan aksinya.
Polisi juga masih mendalami pola komunikasi para pelaku, termasuk dugaan penggunaan kode siulan saat berada di lokasi.
Melawan Saat Ditangkap, Tiga Tersangka Ditembak
Penangkapan ketiga tersangka berlangsung pada dini hari. Polisi menyebut mereka melakukan perlawanan ketika hendak diamankan.
Petugas kemudian melakukan tindakan tegas dan terukur dengan menembak bagian kaki ketiganya untuk melumpuhkan mereka.