SuaraJatim.id - Untuk menanggulangi persoalan sampah, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya Jawa Timur berencana membangun Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) di Benowo yang mampu mengubah sampah menjadi energi listrik.
Rencana tersebut disampaikan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengatakan pihaknya berencana membangun Tempat Pembuangan Sampah (TPS) untuk kawasan Surabaya Timur yang berlandaskan pada 3R (Reus, Reduce, dan Recycle).
Letaknya, berada di sekitar Kantor Taman Rayon Timur, Jalan Tenggilis Tengah No.1 Surabaya. Saat ini lokasi tersebut digunakan sebagai rumah kompos.
"Kita akan buat TPS untuk kawasan Surabaya Timur yang 3R, kita kurangi sampah di TPA," kata Wali Kota Risma saat mengunjungi Rumah Kompos Kantor Taman Surabaya Timur.
Ia menjelaskan, ada beberapa rumah kompos di Surabaya yang saat ini sudah dapat menghasilkan energi listrik. Diantaranya, rumah kompos Bratang, mampu memproduksi sampah menjadi listrik sebesar 2 Kilowatt.
Sementara untuk rumah kompos Jambangan, dapat memproduksi listrik hingga sebesar 4 Kilowatt.
"Pengalaman di Wonorejo itu bisa menghasilkan 4 Kilowatt (listrik). Mudah-mudahan ini juga bisa 4 Kilowatt. Lokasinya di sini (rumah kompos Tenggilis)," ujarnya.
Tidak hanya membangun TPS di lokasi tersebut, Pemkot Surabaya juga bakal membangun taman baru yang berdampingan dengan TPS. Hal ini dilakukan sebagai upaya pemkot untuk mengoptimalkan lahan kosong yang ada.
Menurutnya, jika cara pengelolaan sampah dilakukan dengan benar, maka tidak akan menimbulkan bau ataupun aroma yang tak sedap.
Baca Juga: Banderol Nyawa Jaksa Rp 10 Juta, Ini Kisah Pembunuh Bayaran Suruhan Napi
"Nggak bau kok kalau ngolahnya (sampah) bener. Insyaallah tahun ini selesai,” terangnya.
Risma juga menambahkan pihak nya akan memberi tambahan TPS yang ada di Wilayah sekitar Wonorejo. Penambahan di wilayah Wonorejo tersebut supaya lebih banyak menampung pembuangan sampah wilayah Surabaya timur dan dapat di kelola dengan tepat.
"Kemarin bingung menentukan lokasi nya, sekarang sudah dapat dan sudah di survey juga, tinggal eksekusi kali ini lokasinya mengarah ke bozem yang ada di Wonorejo," ujarnya.
Berita Terkait
-
Sampah Warga Depok Meningkat, TPA Cipayung Akan Gunakan Teknologi Anti Bau
-
PKL Paling Banyak Buang Sampah ke Kali, Pasukan Orange Kesal
-
Pasukan Orange Ketiban Pulung Jual Tas dari Hasil Korek-korek Sampah Sungai
-
Bangun Infrastruktur Persampahan, KemenPUPR Dukung Gerakan Indonesia Bersih
-
Mulia Sekali, Pasangan Ini Sulap Area Penuh Sampah Jadi Taman Bermain
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Cara Membersihkan Bunga Es Tanpa Mematikan Kulkas, Aman dan Mudah Dilakukan
- 4 Tips Merebus Telur agar Mudah Dikupas, Hasil Mulus Sempurna
- 3 HP Infinix Mirip iPhone 17 Pro Max, Tampil Mewah ala Flagship
Pilihan
-
Terbuang dari Klub Orang Indonesia, Emil Audero Selangkah Lagi ke Rayo Vallecano
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
Terkini
-
Keracunan Massal Santri Usai Santap MBG Jadi Perhatian Khusus Bupati Sidoarjo
-
Ratusan Santri Dilarikan ke RS Diduga Keracunan Usai Santap MBG di Sidoarjo
-
Kandang Sapi di Gresik Terbakar, Begini Kronologi Lengkapnya
-
Sudah Tender Rp7,3 Miliar, Pembangunan TPA Mrican Baru Ponorogo Terancam Batal
-
Api Lalap Separuh Kantor Balai TN Meru Betiri, Diduga Korsleting Listrik