SuaraJatim.id - Komisi Pemilihan Umum atau KPU Sampang, Jawa Timur akan menyewa perahu motor milik nelayan setempat untuk mendistribusikan logistik pemilu yang akan digelar 17 April 2019 ke Pulau Mandangin di wilayah itu.
Kepulauan di Sampang, berbeda dengan kepulauan di Kabupaten Sumenep. Jarak tempuh dari daratan ke Pulau Mandangin hanya satu jam perjalanan laut dengan menggunakan perahu motor, dan waktu satu jam itu merupakan waktu paling lama.
"Sebab transportasi yang digunakan masyarakat ke Pulau Mandangin itu, memang hanya perahu. Makanya kita sewa perahu untuk pendistribusian logistik kesana," kata Ketua KPU Sampang Moh Syamsul Muarif di Sampang, Jumat (29/3/2019).
"Artinya waktu satu jam ini, jika terjadi angin kencang dan ombak besar. Kalau waktu normal hanya 45 menit saja," lanjutnya.
KPU tidak membuat jadwal khusus untuk mendistribusikan logistik ke Pulau Mandangin. Jadwal distribusi ke pulau itu, sama dengan jadwal distribusi ke daerah-daerah lain di Kabupaten Sampang.
"Yang penting H-1 pemungutan suara, logistik sudah tiba di tempat pemungutan suara (TPS)," katanya.
Sebagaimana sistem distribusi lainnya, pengiriman logistik ke Pulau Mandangin dari Pelabuhan Tanglok, Sampang, juga akan dikawal aparat kepolisian. Pemilu serentak 17 April 2019 di Kabupaten Sampang, Pulau Madura, Jawa Timur ini akan digelar di 3.692 tempat pemungutan suara (TPS) yang tersebar di 14 kecamatan.
Pesta demokrasi lima tahunan itu, akan diikuti 825.125 jiwa, sesuai dengan jumlah DPT yang telah ditetapkan KPU Sampang. Mereka itu terdiri dari 407.914 pemilih laki-laki dan 417.211 pemilih perempuan.
Dalam perkembangannya, KPU menemukan adanya dua orang warga negara asing (WNA) masuk DPT, sehingga dilakukan pencoretan. Institusi ini juga mencoret sebanyak sebanyak 224 warga Syiah dalam DPT pemilu 2019 karena mereka memilih pindah pada pemungutan suara nanti ke KPU Sidoarjo.
Baca Juga: MK Tambah Waktu Penghitungan Suara, KPU Berharap Tetap Tepat Waktu
Dengan demikian, maka jumlah calon pemilih di Kabupaten Sampang hanya tinggal 824.899 orang dari sebelumnya 825.125 orang. (Antara)
Berita Terkait
-
Ibu-ibu Dorong Siswi SD Keluar Mobil, Polisi Usut Penyebar Video Viral
-
Kasus Mr P Menantu Terlalu Besar Heboh, Ini Dampak Ukuran Alat Kelamin
-
Lelaki Misterius Bermotor Trail Beri Uang ke Kakek Miskin, Bikin Geger
-
KPU Minta MK Cepat Putuskan Uji Materi Quick Count
-
KPU Minta Panelis dan Moderator Debat Keempat Patuhi Pakta Integritas
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Lebih dari 10 Pelaku Diburu! Polisi Ungkap Perkembangan Kasus Kades Lumajang Diserang
-
Motif Kades Lumajang Diserang Mulai Terungkap, Diduga Berawal dari Konflik Pengajian
-
Kronologi Kades Lumajang Diserang 15 Pria di Rumah Sendiri, Awalnya Bertamu Lalu Brutal
-
Bea Cukai Jaga Penerimaan Negara di Tengah Tekanan Global, Industri Tembakau Jadi Sorotan
-
Datang ke Pendopo Ingin Menghadap Plt Bupati Tulungagung, Kadis Damkar Kaget Disambut Tim KPK