SuaraJatim.id - Mantan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Rizal Ramli berkunjung ke Rumah Tahanan Medaeng, Sidoarjo, Jawa Timur, Sabtu (30/3/2019), hari ini. Kedatangan Rizal untuk membesuk Caleg Partai Gerindra Ahmad Dahni yang mendekam dipenjara atas kasus ujaran kebencian.
Dia mengaku, besukan itu dilakukan lantaran merasa simpatik terhadap Dhani yang dianggap sebagai pejuang demokrasi. Rizal pun mengaku pernah mengalami hal seperti Ahmad Dhani yakni dijebloskan ke penjara saat Presiden Soeharto masih berkuasa.
Menurutnya, saat zaman Orde Baru, penahanan itu dilakukan ketika umurnya masih 22 tahun. Rizal diadili karena menulis buku putih perjuangan mahasiswa.
“Saya dipenjara 1,5 tahun. Pada waktu itu pemerintahan Orba (Orde Baru) menggunakan undang-undang kolonial haatzai artikelen. Yaitu siapa yang menghina Ratu Belanda bisa diadili dan dipenjara, di Belandanya sendiri undang-undang haatzai artikelen sudah tidak ada,” kata Rizal seperti dikutip Beritajatim.com.
Namun, pada waktu itu, Rizal menjelaskan produk hukum buatan Belanda itu masih digunakan untuk menangkap oposisi seperti dirinya yang saat itu menentang rezim Orba.
“Tapi pemerintahan Soeharto, menggunakan undang-undang kolonial itu untuk menangkap oposisi, pimpinan mahasiswa seperti saya pada saat berumur 22 tahun,” ujar Rizal Ramli.
Seperti diketahui, Ahmad Dhani dititipkan di Rutan Mendaeng selama menjalani sidang sebagai terdakwa terkait kasus ujaran "idiot" sebagaimana video yang diunggah di akun media sosial pribadinya. Hal itu terjadi saat dirinya hendak menghadiri acara deklarasi "Ganti Presiden 2019" di Surabya, Jawa Timur.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Harga Oli dan Ban Naik Bikin Bengkel di Jatim Kalang Kabut, Kelas Menengah Ikut Terjepit
-
Penambang Pasir Lumajang Terbakar Material Sisa Letusan Gunung Semeru 6 Bulan Lalu
-
Jelang Suro: Polsek Widodaren Sita 10 Knalpot Brong di Parkiran Sekolah
-
Bukan Sekadar Bangunan, Sekolah Rakyat Pasuruan Hadir dengan Fasilitas Mewah dan Ramah Disabilitas
-
Terhempas Jalan Bergelombang, Pemuda Bangkalan Tewas Terseret Truk 200 Meter di Jombang