SuaraJatim.id - Getaran akibat gempa tektonik yang mengguncang Kabupaten Sumenep, sangat terasa di Kecamatan/Pulau Raas. Gempa yang terjadi pada Selasa (02/04/2019) pagi, sempat menghentikan pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) SMA.
“Saat gempa terjadi, UNBK sedang berlangsung. Tiba-tiba saja terasa getaran hebat, dinding retak, dan keramik berjatuhan. Siswa dan guru pun panik, lari keluar kelas,” kata salah satu warga Raas, Suryadi seperti dikutip Beritajatim.com.
Ia menceritakan, pelaksanaan UNBK di beberapa sekolah sempat terhenti, karena eternit ruang kelas berjatuhan.
“Setelah gempa berlalu, siswa kemudian membersihkan ruang ujian yang dipenuhi reruntuhan atap dan keramik,” ucapnya.
Berdasarkan hasil analisa BMKG, gempa bumi yang mengguncang Sumenep berkekuatan. Magnitudo 5,0, yang kemudian dimutakhirkan menjadi Magnitudo 4,9. Episenter gempa bumi di laut jarak 83 kilometer arah tenggara Sumenep, dengan kedalaman 5 Kilometer.
Gempa tersebut tidak berpotensi tsunami. Guncangan gempa bumi ini dirasakan di Pulau Sepudi, Raas, Situbondo, Banyuwangi, dan Denpasar. Hingga jam 08.46, sudah terjadi dua kali gempa susulan berkekuatan M=3,0 dan M=3,6.
Berita Terkait
-
Sorong Selatan Diguncang Gempa Bumi 3,0 SR, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami
-
UNBK SMA Hari Pertama di Jakarta Berjalan Lancar
-
Demi UNBK, Pelajar SMA di Kalsel Pinjam Laptop Guru dan Sekolah Lain
-
Siswa SLB di Depok yang Mengikuti UN Didampingi 2 Pengawas
-
Percaya Bisa Dimudahkan, Ratusan Siswa Peserta UNBK Ngaji Sebelum Ujian
Terpopuler
- Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
- 4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
- 7 Aturan Feng Shui Kamar Tidur yang Baik untuk Rezeki
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
Pilihan
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
Terkini
-
Viral Dugaan Plagiarisme di FKG Unair, Dokter Gigi Spesialis Terancam Hukuman
-
Lautan Manusia di Cemoro Sewu: Ritual Malam 1 Suro di Puncak Gunung Lawu
-
Pemprov Jatim Tegaskan Pembagian Kupon Jalan Sehat Telah Sesuai Prosedur Panitia
-
BRI Siapkan Reward Emas untuk BRILink Agen dengan Target 10-50 Nasabah
-
Passing Grade Terbaik se-Kediri, Mas Dhito Antarkan Siswa Boarding School Masuk Perguruan Tinggi