SuaraJatim.id - Komisi Pemilihan Umum Provinsi Jawa Timur menyatakan, terdapat 161 tempat pemungutan khusus (TPS) yang didirikan bagi penghuni lembaga pemasyarakatan (lapas) yang tersebar di wilayah tersebut.
Anggota Divisi Data dan Informasi KPU Jatim Nurul Amalia mengatakan, 161 TPS tersebut akan digunakan oleh sekitar 112 ribu lebih penghuni lapas yang masuk dalam daftar pemilih tambahan (DPTb).
"Jumlah DPTb itu keseluruhan 112 ribu lebih, mayoritas penghuni lapas. Namun ada juga sebagian dari jumlah tersebut yang pemungutan suaranya di TPS-TPS reguler," ujar Nurul saat melakukan peninjauan ke Gudang Logistik KPU Kabupaten Blitar di Kecamatan Garum, Kamis (11/4)/2019.
Nurul mengatakan, kalau penghuni lapas yang memiliki hak suara kurang dari 200 orang, maka pemungutan suara akan dilakukan di TPS-TPS reguler terdekat.
Jumlah TPS reguler di seluruh Jatim, lanjutnya, adalah sebanyak 130.010 TPS yang tersebar di 29 kabupaten dan 9 kota.
Berdasarkan rapat pleno DPT hasil perubahan (DPTHP) kedua KPU Jatim pada 20 Februari lalu, total jumlah DPT Provinsi Jatim adalah 30.912.994.
Di bagian lain, Nurul menghimbau kepada KPU tingkat kabupaten dan kota untuk menerapkan manajemen perencanaan yang tepat terkait tempat penyimpanan logistik dan "setting" logistik yang berlangsung secara pararel.
Nurul mencontohkan PPK Tambaksari, Surabaya yang memutuskan memakai sebuah gelanggang remaja untuk "setting" logistik mengingat besarnya jumlah TPS di bawah kendali PPK Tambaksari.
"Bayangkan mereka harus menghadapi lima kotak suara dikalikan 600 TPS," ujarnya.
Baca Juga: Belum Pidato, Jokowi Basah Kuyup Keringetan karena Pendukung di Depok
Kontributor : Agus H
Berita Terkait
-
Sukseskan Pemilu 2019, 2.000 Banser Depok Akan Jaga TPS
-
MK Putuskan Batas Waktu 7 Hari Sebelum Pencoblosan untuk Pindah TPS
-
Polres Sleman Gagalkan Penyelundupan 28 Paket Sabu ke Lapas Pakem
-
Pamerkan Produk Unggulan Narapidana, Menkumham: Bukti Kerja Pemerintah
-
Di Lapas Blitar, 180 penghuni Belum Dapat Kepastian Gunakan Hak Pilih
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
- Tiga Jembatan di Batang Toru, Ikhtiar Menjaga Satwa Liar Tetap Terhubung
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
Tinggalkan Hotel Demi Jemput Istri Sah, Motif Cemburu di Balik Jagal Ibu dan Balita di Madiun
-
Buyback BRI Berlanjut, Aset Tumbuh 11,7% pada Semester I 2026
-
Perselisihan di Hotel Diduga Jadi Motif Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun
-
Terkam CCTV! Perawat Puskesmas Kwanyar Laporkan Kades ke Polisi atas Dugaan Penganiayaan
-
Perluas Akses Bahan Pokok Harga Terjangkau Masyarakat, Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah Pacitan