SuaraJatim.id - Sunaryo, Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) 13, RW 1 Kelurahan Kapas Madya Barat, Kecamatan Tambaksari, Jawa Timur meninggal dunia karena kelelahan berugas di Pemilu serentak 2019.
Lurah Kapas Madya Barat, Siswono mengatakan kalau Ketua TPS 13 yang bernama Sunaryo kecapekan dan kurang istirahat saat Pemilu 17 April 2019.
"Memang Pak Sunaryo ini kelelahan, kurang istirahat. Usai merapikan TPS 13 dan angkat Kotak Suara, Pak Sunaryo langsung mengajar di SDN Ploso V," ujar Siswono kepada Suara.com, Rabu (24/5/2019).
Siswono mengatakan, setiap Pemilu Sunaryo selalu menjadi Ketua TPS setempat. Sunaryo juga menjabat sekretaris RW 1.
Sementara anak semata wayang Siswoni, Hanif Arifinanda mengatakan bahwa ayahnya sempat dibawa ke RSUD Soewandi. Namun oleh pihak RSUD disarankan untuk rawat jalan.
"Dari pukul 07.00 tanggal 17 April, bapak sudah berada di TPS. Melakukan perhitungan hingga besok paginya, bapak baru selesai pada pukul 10.00 tanggal 18 April, istirahat hanya 1 jam langsung mengajar. Pulang mengajar pukul 17.00, beliau mengatakan mual-mual," ungkap Hanif.
Hanif kemudian merasa janggal saat ayahnya dibawa ke RSUD Soewandi namun pihak RS menyarankan agar pasien untuk rawat jalan setelah diberikan sejumlah obat.
"Setelah disarankan rawat jalan, bapak pulang, tapi keadaan tetap sama muntah-muntah, kami akhirnya bawa ke RS Haji, pukul 15.03 bapak meninggal," imbuhnya.
Saat ini, jenazah sedang disalatkan dan rencananya akan langsung dimakamkan di TPU Rangkah.
Baca Juga: Nihil Riwayat Sakit, Ketua KPPS di Sleman Mendadak Meninggal Sehabis Pemilu
Kontributor : Dimas Angga Perkasa
Berita Terkait
-
Petugas KPPS Meninggal Dunia Bertambah Jadi 144, Komisioner KPU Nangis
-
Diduga Kelelahan, Anggota KPPS Kota Batu Keguguran
-
Fenomena Ratusan KPPS Wafat karena Pemilu, Ini Kata Psikolog
-
KPU Akan Keluarkan Juknis Pemberian Santunan ke Petugas KPPS yang Meninggal
-
Meninggal Akibat Pemilu, Prabowo Ogah Jauh dari Kotak Suara di TPS
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
-
Ledakan Dahsyat Guncang Mall AEON Dua Orang Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
Terkini
-
Tragedi Menyalip di Sampang: Ibu Muda Tewas Terhempas, Bayi 8 Bulan Alami Patah Tulang
-
Petaka MBG: 211 Siswa Kediri Tumbang Keracunan, Program Dihentikan Sementara
-
Emas 1 Kg hingga Bisnis SPBE: Upeti Mewah Moch Mahrus demi Menguras Dana Hibah Jatim
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Kepala Bakom Qodari Jawab Polemik Londo Ireng, Kabinet Bayangan hingga Gubernur BI