SuaraJatim.id - "Ini kali kelima saya jadi caleg dan gagal...” kata Tan Ngi Hing, lelaki berusia 50 tahun yang tercatat sebagai caleg untuk DPRD Kota Blitar, Jawa Timur, dari Partai Gerindra.
Pak Hing, begitu ia biasa disapa, mengakui kembali gagal melenggang ke kursi empuk anggota dewan pada Pemilu 2019, meski KPU belum menuntaskan rekapitulasi perolehan suara.
Pada daerah pemilihan tempatnya bertarung, yakni Dapil Sananwetan, lelaki beretnis Tionghoa itu sebenarnya mendapat perolehan suara tertinggi antarsesama caleg Gerindra.
”Saya dapat 700 suara pemilih dari total 1.673 suara yang didapat Partai Gerindra,” tuturnya, Senin (29/4/2019).
Tapi, PKS memeroleh suara pemilih lebih tinggi. Pada rekapitulasi suara pemilih Pemilu 2019 di tingkat kecamatan, Partai Gerindra kalah dari PKS meski hanya berselisih 200 suara. Alhasil, sisa kuota kursi DPRD Blitar dari dapil Sananwetan direbut oleh PKS.
Kegagalan pengusaha roti kering di Blitar ini untuk mendapatkan kursi di DPRD Kota Blitar adalah kegagalan yang kelima.
Selain itu, kekalahan ini juga menjadi yang kedua sejak dia memutuskan bergabung dengan Partai Gerindra.
Pada Pemilu 2014, Tan Ngi Hing mencalonkan diri melalui Partai Gerindra, partai di mana kini dia duduk sebagai Sekretaris DPC Kota Blitar.
Sebelumnya, Tan telah mengalami tiga kali kegagalan pada awal-awal kariernya di dunia politik. Ketika baru berusia 30 tahun, persis setelah gerakan Reformasi 98, ia menjadi caleg, tapi gagal.
Baca Juga: Usai Diterjang Tsunami Sigi Banjir Bandang, Rumah Hanya Kelihatan Atapnya
Tiga kali kegagalan itu dia alami waktu mencalonkan diri melalui Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) yaitu pada Pemilu 1999, Pemilu 2004, dan Pemilu 2009.
Berebut kursi DPRD Kota Blitar melalui Partai Gerindra memang bukan perkara gampang. Di kota yang juga dijuluki Bumi Bung Karno itu, total 25 kursi DPRD sejak era reformasi selalu didominasi oleh PDIP.
Pada pemilu kali ini pun, PDIP dipasatikan memeroleh jatah 10 kursi, sama seperti Pemilu 2014. Sementara Gerindra, pada Pemilu 2014 berhasil meraih 3 kursi dan bekurang satu kursi pada Pemilu 2019.
Partai-partai lain yang kebagian kursi legislatif di Kota Blitar adalah Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Golkar, Partai Demokrat, Partai Persatuan Pembangunan (PPP), serta Partai Amanat Nasional (PAN). PKS menjadi salah satu partai dengan perolehan terendah yaitu satu kursi.
Meski mengakui tidak melakukan politik uang, Tan Ngi Hing menyebut setidaknya telah menghabiskan dana Rp 180 juta untuk menjadi caleg.
Dana sebesar itu, antara lain, digunakan untuk membiayai pembuatan alat peraga kampanye, akomodasi pertemuan-pertemuan dengan calon pemilih, serta membayar saksi-saksi di TPS yang ada di Dapil Sananwetan.
Berita Terkait
-
Diduga Kekelahan Jaga TPS, Anggota Polres Jaksel Meninggal Dunia
-
Ratusan Petugas KPPS Jadi Tumbal Pemilu, FK UI Beri Rekomendasi ke KPU
-
Netizen Doakan KPU Dilaknat Allah Jika Curang, Perludem: Maknanya Apa?
-
Sakit Saat Penghitungan Suara, Ketua KPPS di Banyumas Meninggal Dunia
-
Jawab Pernyataan Mahfud MD, BPN Ungkap Alasan Orang Minang Tak Pilih Jokowi
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Tolak Militerisasi Sipil hingga Kenaikan BBM, Mahasiswa Kepung DPRD Jatim Kritik Kebijakan Prabowo
-
Terjepit Harga Bahan Baku Naik dan Gelombang PHK, Omzet Pengusaha Kopi Sidoarjo Anjlok 50 Persen
-
Kejurnas Tenis Piala Ketua MA RI 2026 Dibuka di Malang, Khofifah Dorong Sport Tourism Jatim
-
Kejurnas Tenis Piala Ketua MA RI 2026 Dibuka di Malang, Khofifah Dorong Sport Tourism Jatim
-
Kejati Pastikan Perbankan Tak Nikmati Dana Ilegal, Kerugian Negara Rp1,4 Triliun Telah Dipulihkan