- Seorang pemuda berinisial MUF (24) ditemukan meninggal dunia di kamar indekosnya di Desa Wonosari, Mojokerto, Senin (4/5/2026).
- Korban diduga mengakhiri hidupnya akibat tekanan mental yang hebat karena terlilit utang sebesar Rp26 juta berdasarkan surat wasiat.
- Hasil pemeriksaan medis menyatakan tidak ditemukan tanda kekerasan pada jenazah sebelum dievakuasi menuju RS Bhayangkara untuk proses visum.
SuaraJatim.id - Pagi itu, Senin (4/5/2026), suasana di Desa Wonosari, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto, mendadak mencekam. Bau tidak sedap yang menguar dari salah satu kamar indekos memicu kecurigaan para penghuni.
Aroma itu bukan sekadar sampah yang terlupa, melainkan pertanda dari sebuah tragedi yang telah tersimpan rapat selama tiga hari di balik pintu yang terkunci dari dalam.
MUF (24), pemuda asal Tulungagung, ditemukan sudah tak bernyawa. Ia memilih mengakhiri hidupnya di ujung seutas tali rafia merah yang terikat di pintu kamar mandi.
Jejak terakhir MUF terekam pada Jumat sore (1/5/2026). Sepulang kerja, ia masuk ke kamarnya dan tak pernah lagi terlihat keluar.
Kegelisahan sebenarnya sudah mulai merayap sejak Minggu malam, ketika seorang perempuan berinisial Fi, kekasih korban, menghubungi pemilik kos dengan suara cemas.
Fi mencari MUF yang mendadak hilang bak ditelan bumi. Telepon tak diangkat, pesan tak dibalas. Namun, saat itu pemilik kos hanya mendapati kamar dalam kondisi gelap dan sunyi. Tak ada yang menyangka, di dalam kegelapan itu, MUF sedang bergulat dengan beban hidup yang teramat sangat.
Saat polisi melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), sebuah pemandangan memilukan tersaji. Di antara dompet, ponsel, dan barang-barang pribadi lainnya, ditemukan sebuah surat tulisan tangan. Surat itu menjadi saksi bisu alasan di balik keputusan nekat pemuda berusia 24 tahun tersebut.
Kapolsek Ngoro, Kompol Heru Purwandi, mengungkapkan bahwa dalam surat tersebut Usma menuliskan permintaan maaf yang mendalam kepada orang tuanya. Ia juga membuat pengakuan jujur yang menyesakkan dada. Dia terjerat utang sebesar Rp26 juta.
"Selain surat permintaan maaf, kami juga menemukan surat gadai atas nama korban. Diduga kuat, korban mengalami tekanan mental yang hebat akibat beban hutang dan persoalan pribadi tersebut," ujar Kompol Heru dikutip dari beritajatim.com--jaringan Suara.com.
Baca Juga: Gubernur Khofifah Tinjau Peternakan, Pilih Sapi Kualitas Unggul Hampir 1 Ton untuk Kurban Idul Adha
Di lokasi kejadian, polisi juga mengamankan sebuah ember plastik yang diduga menjadi pijakan terakhir MUF sebelum ia menyerah pada keadaan.
Tim medis memastikan tidak ada tanda-tanda kekerasan di tubuh korban, memperkuat dugaan bahwa ini adalah murni tindakan bunuh diri akibat depresi.
Kini, jenazah MUF telah dievakuasi ke RS Bhayangkara Pusdik Brimob Watukosek untuk menjalani visum.
Catatan Redaksi:
Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit dan memiliki pemikiran untuk menyakiti diri sendiri, segera hubungi layanan kesehatan mental atau pihak berwajib setempat. Anda tidak sendirian.
Berita Terkait
-
Gubernur Khofifah Tinjau Peternakan, Pilih Sapi Kualitas Unggul Hampir 1 Ton untuk Kurban Idul Adha
-
Menutup Celah Maut: Jembatan Kembar Cangar Segera Dipagari 'Benteng' Baja
-
Aksi Brutal Mr X di Kamar Kos Probolinggo: Saat Tidur Jadi Tragedi Berdarah dan Pengkhianatan
-
Surat Cinta Terakhir Pelajar yang Gantung Diri di Gudang Masjid Kediri
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
Terkini
-
Jatim Sumbang 51% Produksi Gula Nasional, Khofifah Genjot Produktivitas Lewat Program Bongkar Ratoon
-
Evaluasi Boleh, Bubar Jangan! Suara Relawan SPPG Blitar Raya Dukung Program MBG
-
Mengaku Wartawan dan LSM, Makelar Kasus Gadungan di Pasuruan Gondol Rp120 Juta demi Sabu
-
Aset Mangkrak Jadi Kafe Hits 24 Jam: Begini Cara Pemkab Blitar Sulap Lahan Mati Jadi Ladang PAD
-
GrabCar Plus dan GrabCar Premium di Surabaya Hadirkan Layanan Perjalanan Nyaman serta Eksklusif