- Remaja berusia 15 tahun berinisial ZMA ditemukan tewas gantung diri di gudang Masjid Bidayatul Mustahdin, Kediri, Jumat malam.
- Polisi memastikan korban meninggal karena bunuh diri tanpa kekerasan, setelah sebelumnya dilaporkan menghilang selama dua hari terakhir.
- Keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak autopsi, sehingga jenazah segera diproses untuk segera dimakamkan.
SuaraJatim.id - Jumat malam (24/4/2026), saat jemaah Masjid Bidayatul Mustahdin di Kelurahan Burengan bersiap untuk ibadah, sebuah jeritan tertahan memecah ketenangan. Di balik pintu gudang masjid yang gelap, sebuah rahasia pilu baru saja terungkap.
ZMA, seorang remaja laki-laki yang baru menginjak usia 15 tahun, ditemukan tak bernyawa. Pelajar sekolah menengah pertama asal Ngasem ini memilih mengakhiri hidupnya di tempat yang seharusnya menjadi rumah ketenangan.
Kisah penemuan ini bermula dari rutinitas sederhana. Sulastri, seorang warga setempat, melangkah ke dapur masjid dengan maksud mengambil panci untuk memasak air.
Namun, sorot matanya terhenti pada sebuah bayangan hitam yang menggantung di blandar kayu penyangga atap gudang yang remang-remang.
Rasa was-was membuatnya tak berani mendekat sendirian. Ia memanggil Karyawati, warga lainnya, untuk memastikan apa yang ia lihat.
Saat lampu dinyalakan, kenyataan pahit menghantam mereka. Sosok remaja yang dilaporkan hilang dua hari lalu itu telah terbujur kaku dalam balutan keputusasaan.
“Tim identifikasi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan fisik. Ini murni gantung diri. Simpul tali dan bekas luka pada leher identik dengan kejadian tersebut,” ujar Kapolsek Pesantren, Kompol Siswandi dikutip dari beritajatim.com--jaringan Suara.com.
Di balik kepergiannya yang mendadak, polisi menemukan "jejak emosional" yang ditinggalkan ZMA di lokasi kejadian. Secarik kertas ditemukan terselip, sebuah surat cinta yang ditujukan kepada seorang gadis bernama Najwa. Menurut keterangan rekan-rekannya, Najwa adalah teman dekat yang mengisi hari-hari korban.
Namun, surat itu bukan satu-satunya potongan teka-teki. ZMA, yang sejak perceraian orang tuanya tinggal bersama kerabat, tampaknya menyimpan beban yang cukup berat.
Baca Juga: Maut di Balik Tawa: Tragedi Dini Hari Dua Pelajar Jombang yang Berakhir di Kolong Truk
Sebelum menghilang tanpa pamit dua hari sebelumnya, ia dikabarkan sempat mendapatkan teguran keras dari sang ibu.
Pemicunya tampak sepele bagi orang dewasa yaitu penggunaan kata-kata kasar dalam pesan singkat WhatsApp.
Namun, bagi remaja yang sedang mencari jati diri di tengah prahara keluarga broken home, teguran itu mungkin menjadi tetes terakhir yang meluapkan bejana emosinya.
Kepiluan mendalam menyelimuti pihak keluarga. Mereka menyadari bahwa ZMA telah lama berjuang dengan gejolak batinnya sendiri. Dengan hati yang hancur, keluarga menolak dilakukan autopsi dan memilih untuk segera memakamkan sang putra.
“Keluarga sudah menerima kejadian ini sebagai musibah dan membuat pernyataan untuk tidak melakukan penuntutan,” tambah Kompol Siswandi.
Catatan Redaksi:
Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit dan memiliki pemikiran untuk menyakiti diri sendiri, segera hubungi layanan kesehatan mental atau pihak berwajib setempat. Anda tidak sendirian.
Berita Terkait
-
Maut di Balik Tawa: Tragedi Dini Hari Dua Pelajar Jombang yang Berakhir di Kolong Truk
-
Puluhan Siswa di Kediri Keracunan MBG, Operasional SPPG Tempurejo Dihentikan Sementara
-
Pelarian Pikolo Berakhir di Tangan Resmob Usai Bacok Pelajar di Gresik
-
Misteri Pelajar SMK Diduga Ceburkan Diri ke Sungai Bengawan Madiun, Pencarian Masih Dilakukan
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Survei IndocPolls: Seskab Teddy Teratas, Nusron Wahid Dapat Penilaian Terendah
-
BRI Salurkan Kredit Rp1.645,5 Triliun dan Perkuat Pembiayaan UMKM
-
Obral Akun WA Rp500 Perak, Hacker Asal Krian Raup Rp100 Juta untuk Promosi Judol Kamboja
-
Modus Stempel Palsu & Belanja Fiktif: Ketua dan Bendahara KONI Pasuruan Dijebloskan ke Penjara
-
Dibuang di Teras Toko Beralas Selimut Pink, Bayi 3 Hari di Bangkalan Buat Hati Bu Kades Meleleh