- Pemerintah Provinsi Jawa Timur mengusulkan 2.100 formasi CPNS tahun anggaran 2026 kepada KemenPAN-RB.
- Kepala BKD Jatim Indah Wahyuni menyatakan pihaknya di Surabaya masih menunggu keputusan resmi dari pusat.
- Pelaksanaan seleksi CPNS 2026 tersebut diperkirakan akan berlangsung pada kuartal terakhir tahun ini.
SuaraJatim.id - Kabar gembira bagi para pejuang seragam cokelat. Pemerintah Provinsi Jawa Timur mengusulkan 2.100 formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk tahun anggaran 2026.
Langkah ini menjadi angin segar bagi ribuan pencari kerja yang mendambakan stabilitas karier sebagai aparatur sipil negara (ASN).
Melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jatim, daftar ribuan formasi tersebut kini sudah berada di meja Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB).
Kepala BKD Jatim, Indah Wahyuni, atau yang akrab disapa Yuyun, mengonfirmasi bahwa saat ini pihaknya sedang dalam posisi menjemput bola.
Meskipun angka sudah disetorkan, keputusan akhir mengenai berapa jumlah pasti kursi yang disetujui sepenuhnya berada di tangan Jakarta.
"Formasi sudah kami sampaikan ke KemenPAN-RB, kurang lebih kemarin kami menyampaikan 2.100 kursi. Sampai sekarang kami masih menunggu jawaban resminya," ungkap Yuyun saat ditemui di Surabaya, Senin (27/7/2026) dikutip dari beritajatim.com--jaringan Suara.com.
Ketidakpastian jawaban dari pusat memang kerap membuat para pelamar berdebar. Namun, Yuyun meminta masyarakat untuk tetap tenang dan memantau perkembangan secara berkala. "Sabar, nanti pasti dikasih tahu," imbuhnya dengan nada optimis.
Lantas, kapan seleksi akan dimulai? Berkaca pada pola rekrutmen tahun-tahun sebelumnya, Yuyun memberikan bocoran mengenai estimasi waktu pelaksanaan. Ia meyakini bahwa proses seleksi CPNS 2026 tetap akan bergulir, kemungkinan besar pada kuartal terakhir tahun ini.
“InsyaAllah ada. Biasanya seleksi akan berlangsung di akhir tahun. Polanya kemungkinan besar tetap seperti itu,” pungkasnya.
Baca Juga: Hari Anak Nasional 2026, Gubernur Khofifah Dorong Pemenuhan Hak Anak sebagai Investasi Bangsa
Berita Terkait
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
- Kenapa Deretan Musisi Mundur dari Rans Carnival Jogja? Ini Kronologinya
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Dua Kos di Surabaya Jadi Tempat Simpan Sabu, Pengedar Raup Untung Rp500 Ribu per Gram
-
Gudang Siluman hingga Masuk Gang Sempit: Siasat Licik Penjual Miras di Surabaya Dibongkar Satpol PP
-
Cekcok Pagi Berujung Maut, Pria di Blitar Tewas Dihantam Gagang Cangkul Tetangga
-
Tebing 10 Meter di Lumajang Runtuh, Ayah dan Anak 9 Tahun Tewas Tertimbun
-
Dituding Jadi Imam Mahdi dan Bawa Kabur Rp1,3 Miliar, Figar Siap Lawan di Jalur Hukum